Dirjen Bea Cukai: Rp3,6 Triliun Bukan untuk Beli Anjing Pelacak Semua

Okezone ยท Selasa, 18 Juni 2019 - 17:05 WIB
Dirjen Bea Cukai: Rp3,6 Triliun Bukan untuk Beli Anjing Pelacak Semua

Direktur Jenderal Bea Cukai Kementerian Keuangan, Heru Pambudi. (Foto: Okezone)

JAKARTA, iNews.id - Direktorat Jenderal Bea Cukai Kementerian Keuangan mengusulkan pagu indikatif Rp3,63 triliun untuk tahun anggaran 2019. Anggaran itu digunakan untuk memenuhi kebutuhan operasional bea cukai.

"Tentunya Rp3,6 triliun bukan untuk membeli anjing (pelacak) semua. Itu untuk satu Direktorat Jenderal Bea Cukai, untuk belanja barang dan belanja pegawai," kata Direktur Jenderal Bea Cukai, Heru Pambudi di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (18/6/2019).

Pernyataan Heru merespons kritik anggota DPR dari Fraksi Nasdem, Ahmad Hatari. Dia menilai, alokasi anggaran bea cukai terlalu besar untuk pembelian anjing pelacak.

Menurut Heru, Hatari salah paham karena menganggap program kerja bea cukai hanya membeli anjing pelacak. Dia menyebut, pembelian anjing pelacak hanya salah satu program direktorat yang dipimpinnya.

Heru menyebut, anjing pelacak memiliki peran penting karena salah satu tugas utama bea cukai yaitu mendeteksi praktik penyelundupan barang antara wilayah, terutama narkoba.

"Ini jadi proyek unggulan dalam pengawasan narkoba, karena kita telah menangkap 4,1 ton narkoba tahun lalu. Itu naik berkali-kali lipat," ujar dia.

Indonesia, kata Heru, merupakan pasar yang menggiurkan bagi mafia narkoba. Untuk itu, level keamanan di titik-titik tertentu perlu ditingkatkan, termasuk dengan memanfaatkan anjing terlatih. (Yohana Artha Uly)


Editor : Rahmat Fiansyah