Dukung OJK Reformasi Industri Asuransi, Jokowi: Jangan Sampai Ada Distrust

Muhammad Aulia ยท Kamis, 16 Januari 2020 - 12:16 WIB
Dukung OJK Reformasi Industri Asuransi, Jokowi: Jangan Sampai Ada Distrust

Presiden Joko Widodo. (Foto: iNews.id/Muhammad Aulia)

JAKARTA, iNews.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendukung penuh rencana Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam mereformasi sektor jasa keuangan non-bank seperti dana pensiun dan asuransi. Dukungan ini Jokowi ungkapkan di tengah keresahan masyarakat akibat munculnya masalah keuangan hingga dugaan korupsi yang mendera PT Jiwasraya (Persero) dan PT Asabri (Persero).

"Saya setuju mengenai perlunya reformasi di lembaga keuangan non-bank baik asuransi, dana pensiun, dan lainnya. Ini saatnya melakukan reform," ucap Jokowi di Hotel Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta pada Kamis (16/01/2020).

Menurut Jokowi, reformasi tersebut diperlukan demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap sektor jasa keuangan. Jokowi juga menekankan mengenai pentingnya kepercayaan masyarakat pada sektor jasa keuangan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

"Inilah saatnya reformasi. Jangan sampai ada distrust yang mengganggu ekonomi kita secara umum. Lakukan secepatnya," ujar Jokowi.

Jokowi juga menyebutkan Indonesia telah memiliki pengalaman positif dalam reformasi keuangan, tepatnya di sektor perbankan. Kala itu, pada tahun 2000-2005 Bank Indonesia melakukan reformasi terhadap perbankan nasional. Hasilnya pun terbukti signifikan di mana industri perbankan nasional akhirnya tumbuh stabil.

"Orang percaya terhadap perbankan kita, kalau ada apa-apa tidak tergoda, sehingga saya kira lembaga non bank juga butuh ini (reformasi)," ujar Jokowi.

Oleh sebab itu, Jokowi menekankan akan pentingnya reformasi di sektor jasa keuangan non-bank dalam hal pengaturan, transparansi, hingga manajemen risikonya.


Editor : Ranto Rajagukguk