Edhy Prabowo Tangkap 3 Kapal Asing asal Vietnam

Antara ยท Senin, 06 Januari 2020 - 17:13 WIB
Edhy Prabowo Tangkap 3 Kapal Asing asal Vietnam

Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo telah menangkap tiga kapal asing asal Vietnam yang mencuri ikan di Perairan Natuna. Saat ini, kapal-kapal tersebut sudah berada di Pontianak, Kalimantan Barat. 

“Kalau kapal nelayan kita ambil, kemarin kita sudah menangkap tiga kapal, sekarang sudah ada di Pontianak. Saya harusnya hari ini ada di sana untuk menyambut ABK kita yang berhasil membawa tiga kapal, karena terjadi perlawanan yang sangat sengit," kata Edhy di Jakarta, Senin (6/1/2020).

Edhy memastikan terus meningkatkan koordinasi dengan Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam) dalam rangka memperketat pengawasan perairan Indonesia. "Kita terus koordinasi dengan Kemenko  Polhukam. Kemarin, sudah ada instruksi, kita akan perkuat. Ini melibatkan semua kementerian, KKP akan menjalankan tugas sesuai dengan porsinya. Apapun yang diperintahkan pada kami, kami akan jalankan," ujarnya.

Dia memastikan, pengawasan akan terus dilakukan oleh pemerintah, termasuk melibatkan Satuan Tugas Pemberantasan Penangkapan Ikan Secara Ilegal (Satgas 115). "Satgas 115 kan perangkat tugas kami dari Presiden dan ini kan terus berjalan. Bagian alat untuk memperkuat," katanya.

Edhy menambahkan menjaga kedaulatan wilayah Indonesia merupakan tujuan utama. Namun, Indonesia tetap tidak boleh terprovokasi oleh pihak lain yang mencoba mengganggu atau mengklaim wilayah.

"Kita jangan terpancing, jangan terprovokasi, kita harus cool, kita sikapi ini, yang jelas kedaulatan segala-galanya. Pengawasan ya terus kita kirim tim. Kita kan sudah punya mekanismenya, punya aturannya," tuturnya.

Dalam menjaga wilayah di perairan Indonesia, salah satunya di Natuna, Kepulauan Natuna,  lanjut dia, harus dilakukan pemeriksaan secara selektif mengingat jumlah kapal yang melintas cukup banyak dan bukan hanya kapal penangkap ikan, seperti kapal transportasi dan perdagangan.


Editor : Ranto Rajagukguk