Efek Stimulus, Ekonomi China Tumbuh 6,4 Persen pada Kuartal I-2019

Rahmat Fiansyah ยท Rabu, 17 April 2019 - 12:20 WIB
Efek Stimulus, Ekonomi China Tumbuh 6,4 Persen pada Kuartal I-2019

Otoritas statistik China melaporkan pertumbuhan PDB nasional mencapai 6,4 persen, lebih tinggi daripada ekspektasi pasar sebesar 6,3 persen. (Foto: ilustrasi/AFP)

BEIJING, iNews.id - Pertumbuhan ekonomi China terus melambat. Pada kuartal I-2019 (Januari-Maret), Produk Domestik Bruto (PDB) China tumbuh 6,4 persen.

Dikabarkan CNBC, Rabu (17/4/2019), pertumbuhan ekonomi China tersebut di atas ekspektasi pasar yang memperkirakan pertumbuhan sebesar 6,3 persen. Jika dirinci, komponen produksi industri dan penjualan ritel melampaui ekspektasi. Sementara realisasi investasi yang tumbuh 6,3 persen sesuai ekspektasi.

"Saya pikir kebijakan (pemerintah China) sudah mulai berdampak," kata Regional Chief Investment Officer UBS Global Wealth Management, Yifan Hu.

Meski demikian, pertumbuhan ekonomi tersebut melambat bila dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tumbuh 6,8 persen. Sementara bila dibandingkan kuartal IV-2018, angka pertumbuhannya relatif stabil alias tidak berubah.

Di tengah perlambatan ekonomi, investor juga was was dengan dampak perang dagang antara China dan AS. Data terbaru ini menunjukkan bahwa China tidak mengalami hard landing setelah diintervensi pemerintah.

Hu berharap pemerintah China kembali mengeluarkan kebijakan yang mendukung ekonomi di tengah ketidakpastian hubungan Beijing dan Washington. Saat ini, kedua negara masih mendiskusikan penghentian perang tarif.

"Negosiasi masih berlanjut. Kami melihat pertanda positif, namun tetap waspada terhadap adanya ketidakpastian dan gejolak yang bisa muncul kapan saja," ujar Hu.

Sebelum rilis data PDB, sejumlah indikator ekonomi sebenarnya sudah menunjukkan tanda-tanda perbaikan. Salah satunya, kinerja ekspor yang lebih tinggi dan aktivitas manufaktur yang masih ekspansif.


Editor : Rahmat Fiansyah