Erick Thohir Sebut Ekonomi Komunitas Kunci Melalui Krisis di Masa Pandemi

Suparjo Ramalan ยท Rabu, 27 Oktober 2021 - 09:09:00 WIB
Erick Thohir Sebut Ekonomi Komunitas Kunci Melalui Krisis di Masa Pandemi
Menteri BUMN Erick Thohir sebut ekonomi komunitas kunci melalui krisis di masa pandemi. (Foto: dok iNews)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan, pengembangan ekonomi komunitas menjadi kunci menghadapi krisis, seperti di masa pandemi Covid-19 saat ini. Karena itu, dia ingin adanya pemberdayaan komunitas secara masif.

Di tengah kondisi pandemi Covid-19, pemberdayaan ekonomi komunitas diharapkan dapat membantu masyarakat melalui krisis pangan yang diprediksi oleh Food and Agriculture Organization (FAO).

"Penting sekali dalam situasi pandemi Covid-19 kita jangan terus tertekan atau bertahan, kita harus bangkit. Ekonomi komunitas adalah suatu kunci karena itu saya senang sekali bagaimana komunitas yang ada di sekitar kelurahan bisa mulai mandiri," kata Erick, Rabu (27/10/2021).

Merespons perkiraan FAO, Erick meminta agar BUMN mengambil peran strategis untuk mendorong kemajuan pangan nasional. Terkait hal ini, PT PLN (Persero) menghadirkan satu program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) yang disebut Electrifying Agriculture (EA). 

PLN membawa sektor pertanian nasional menjadi lebih maju dan modern melalui pemberdayaan ekonomi komunitas. Perseroan memberikan dukungan listrik kepada petani. 

Tujuannya, para petani dapat berinovasi dan memanfaatkan teknologi guna mendongkrak produktivitas dan menekan biaya operasional hingga 60 persen. Per September 2021, jumlah pelanggan yang sudah memanfaatkan program EA mencapai 60.718 dengan total daya sambung sebesar 478,96 Mega Volt Ampere (MVA).

Salah satu contoh penerapan EA dapat dilihat pada program pengembangan agrowisata hidroponik kelompok tani Alam Hijau Sako Baru di Komplek Alam Sako Baru No 02 RT 009 RW 004 Kelurahan Sako Baru Kecamatan Sako, Palembang. Program budidaya hidroponik ini memanfaatkan lahan tidur menjadi kawasan produktif.   

Program EA yang diusung PLN menurut Erick sudah sesuai dengan kebijakan TJSL dalam lingkup BUMN yang dituntut untuk semakin efisien. Selain meningkatkan efisiensi, pada tahun ini program TJSL BUMN juga wajib memberikan hasil yang nyata.

"Kebijakan TJSL BUMN di 2021 hanya 3 aspek, pendidikan, lingkungan dan UMKM, karena kita harus semakin efisien. Jangan sampai TJSL sekadar memberi namun tidak ada hasilnya," ujarnya.

Editor : Jujuk Ernawati

Bagikan Artikel: