Erick Thohir Sebut Pemulihan Ekonomi Butuh Dukungan Masyarakat

Suparjo Ramalan ยท Sabtu, 15 Agustus 2020 - 12:01 WIB
Erick Thohir Sebut Pemulihan Ekonomi Butuh Dukungan Masyarakat

Menteri BUMN, Erick Thohir (kedua dari kiri) bersama Ketua Satgas Penanganan Covid-19, Doni Monardo (kedua dari kanan), dan Ketua Satgas PEN Budi Gunadi Sadikin (kanan) saat berdiskusi 'Kesehatan Pulih, Ekonomi Bangkit' di Jakarta, Sabtu (15/8/2020).

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah mengimbau masyarakat ikut berkontribusi terhadap pencegahan penularan Covid-19. Partisipasi aktif masyarakat dinilai akan mendorong keberhasilan atas aksi strategis pemerintah terkait dengan penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Menteri BUMN sekaligus Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan PEN, Erick Thohir menegaskan, aksi strategis dan program pemerintah perlu dilakukan secara komprehensif.

"Aksi strategis yang akan kita lakukan bersama-sama tentunya tidak hanya komite saja, tapi dengan seluruh kementerian terkait, kepala daerah terkait, karena kita tidak sukses tanpa gotong royong. Karena itu kita juga sangat menghasilkan aksi strategis ini didukung secara komprehensif dari semua pihak," katanya dalam diskusi FMB9 "Kesehatan Pulih, Ekonomi Bangkit" di Jakarta, Sabtu (15/8/2020).


Erick bilang, program yang sudah direncanakan dan sedang berjalan saat ini yang dirangkum dalam satu timeline yang dikenal dengan "Indonesia Sehat, Indonesia, Tumbuh, dan Indonesia Bangkit". Program ini tidak akan ada artinya bila protokol kesehatan diabaikan oleh masyarakat.

Bahkan, kata dia, partisipasi masyarakat sangat signifikan terhadap langkah strategis pemerintah dalam menangani dampak pandemi. Dia menyebut apa yang perlu dilakukan masyarakat cukup mudah, namun butuh kedisplinan.

"Memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak adalah sebuah keharusan protokol yang dilakukan oleh masyarakat yang tentunya masyarakat yang mencintai kepada dirinya dan keluarganya, itu dulu yang paling mudah. Kalau dia tidak cinta atas dirinya, tak cinta pada keluarganya, program ini tidak mungkin berhasil," tuturnya.

Masalah ini, kata Erick, sudah dituangkan dalam program sosalisasi. Presiden Jokowi telah menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 6 tahun 2020 yang mewajibkan masyarakat mematuhi protokol kesehatan.

Editor : Rahmat Fiansyah