Februari Deflasi, Indef: Konsumsi Masyarakat Turun

Rully Ramli ยท Sabtu, 02 Maret 2019 - 13:10 WIB
Februari Deflasi, Indef: Konsumsi Masyarakat Turun

Deflasi yang terjadi pada Februari 2019 disebabkan salah satunya karena penurunan konsumsi masyarakat. (Foto: ilustrasi/Okezone)

JAKARTA, iNews.id - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat indeks harga konsumen (IHK) pada Februari 2019 deflasi 0,08 persen. Kondisi tersebut dinilai karena adanya penurunan konsumsi masyarakat.

Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Bhima Yudhistira mengatakan, ada beberapa faktor yang mendorong terjadinya deflasi. Di antaranya, pertumbuhan konsumsi rumah tangga yang stagnan. Hal ini berdampak pada rendahnya permintaan.

"Ada faktor masyarakat kelas menengah atas mengurangi konsumsi. Ini sebagai respon jelang pemilu dan geliat sektor usaha yang masih lambat," kata Bhima kepada iNews.id, Sabtu (2/3/2019).

Selain itu, kata dia, deflasi terjadi karena turunnya harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi. Hal ini memiliki peranan tinggi terhadap terjaganya inflasi pada harga komponen harga yang diatur pemerintah (Administered Prices).

Beberapa waktu lalu, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menerbitkan kebijakan baru yang mengatur batasan atas dan bawah harga BBM nonsubsidi untuk pelaku usaha. Usai diterbitkan, beberapa badan usaha langsung melakukan penyesuaian harga penjualan BBM non subsidi.

Faktor yang terakhir adalah mulai masuknya musim panen raya komoditas beras. Yang menyebabkan turunnya harga jual di level petani.

"Harga ditingkat penjual untuk komoditas pangan turun seiring faktor panen raya beras. Bulan Februari-April mulai masuk panen beras di beberapa tempat," ujar Bhima.

BPS mencatat, harga Gabah Kering Panen (GKP) di tingkat petani turun 4,46 persen pada Februari 2019. Sedangkan harga beras medium di penggilingan turun 1,04 persen.

Tercatat, selama bulan lalu, rata-rata harga GKP di tingkat petani Rp 5.114 per Kg, sedangkan untuk beras harga rata-rata di tingkat penggilingan Rp10.008 per kg, semua turun dibanding bulan sebelumnya.


Editor : Rahmat Fiansyah