Gubernur BI Jabat Ketua Asian Consultative Council Bank for International Settlements

Michelle Natalia ยท Jumat, 24 September 2021 - 19:45:00 WIB
Gubernur BI Jabat Ketua Asian Consultative Council Bank for International Settlements
Gubernur BI Perry Warjiyo jabat Ketua Asian Consultative Council Bank for International Settlements.

JAKARTA, iNews.id - Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo terpilih menjadi Ketua Asian Consultative Council - Bank for International Settlements (ACC-BIS) mulai lusa atau 26 September 2021 hingga dua tahun ke depan. 

ACC-BIS beranggotakan 13 gubernur bank sentral anggota BIS dari sejumlah negara di Asia-Pasifik, seperti Australia, China, Hong Kong SAR, India, Indonesia, Jepang, Korea Selatan, Malaysia, Selandia Baru, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam. 

Sebagai Ketua ACC-BIS, Perry akan berperan dalam mengarahkan aktivitas ACC-BIS di berbagai area kebanksentralan, seperti moneter, makroprudensial, dan sistem pembayaran.

“Sebagai Ketua ACC-BIS, saya akan memperkuat dan mempererat komunikasi dan kerja sama antarbank sentral di Asia Pasifik agar proses pemulihan ekonomi dapat terus terjadi secara merata di seluruh negara serta mendorong pertumbuhan yang lebih kuat dan berkesinambungan," kata Perry dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (24/9/2021).

Dalam periode kepemimpinannya, dia akan mendorong ACC-BIS menghasilkan riset dan rekomendasi kebijakan di sejumlah isu yang sedang mengemuka di kalangan bank sentral di dunia, seperti bagaimana melindungi negara-negara berkembang dari efek limpahan yang ditimbulkan oleh normalisasi kebijakan di negara-negara maju (exit strategy), dan bagaimana mengembangkan sumber-sumber pembiayaan yang dapat mendukung upaya dunia dalam mengatasi perubahan iklim (sustainable finance).

Selain itu, apa saja prinsip-prinsip yang perlu menjadi acuan dalam pengembangan uang digital yang diterbitkan oleh bank sentral (Central Bank Digital Currency), sehingga dapat mengoptimalkan manfaatnya dan memitigasi risiko yang ada di dalamnya. 

Posisi Perry di ACC-BIS juga akan dapat mendukung agenda Indonesia pada Presidensi G-20 2022 dan Keketuaan ASEAN 2023 yang akan datang.

Editor : Jujuk Ernawati

Bagikan Artikel: