Harga Bawang Mahal, Inflasi Pekan Kedua April 0,25 Persen

Isna Rifka Sri Rahayu ยท Jumat, 12 April 2019 - 15:44 WIB
Harga Bawang Mahal, Inflasi Pekan Kedua April 0,25 Persen

Deputi Gubernur Senior BI Mirza Adityaswara. (Foto: iNews.id/Isna Rifka)

JAKARTA, iNews.id - Bank Indonesia (BI) melaporkan inflasi pekan kedua April 2019 sebesar 0,25 persen. Angka inflasi ini lebih tinggi dari minggu sebelumnya yang hanya 0,21 persen.

Deputi Gubernur Senior BI Mirza Adityaswara mengatakan, secara tahunan (year to date/yoy) inflasi hingga pekan kedua April 2019 ini sebesar 0,61 persen. Sementara jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2018 (year on year/yoy) sebesar 2,64 persen.

"BI kan range 2,5-4,5 persen, kami perkirakan sekitar 3-3,2 persen. Kalau saat ini yoy 2,64 persen berarti ada di batas bawah inflasi BI. Tetapi tidak apa-apa karena tahun depan range inflasi 3 persen plus minus 1 persen. Kalau tahun ini range inflasi 3,5 persen plus minus 1 persen," ujarnya di Masjid BI, Jakarta, Jumat (12/4/2019).

Penyebab naiknya angka inflasi ini, berdasarkan Survei Pemantauan Harga BI akibat masih tingginya harga bawang. Bawang merah menyumbang 0,10 persen dan bawang putih 0,04 persen pada inflasi periode ini.

Inflasi harga bawang merah secara bulanan (month to month/mtm) sebesar 18 persen dibandingkan minggu lalu yang hanya 15,5 persen. Sementara inflasi bawang putih sebesar 21,6 persen dibandingkan minggu lalu yang 17,92 persen.

"Jadi cukup tinggi ya harus kita kendalikan terkait bawang merah terkait bawang putih," kata dia.

Kendati demikian, presentase inflasi harga tertinggi terjadi pada tomat buah sebesar 28 persen di periode ini dibandingkan pekan lalu 26,9 persen. Namun, hanya memberikan sumbangan pada inflasi periode ini sebesar 0,02 persen.

"Tomat buah 28 persen. Jadi (inflasi akibat) volatile food," ucapnya.

Selain harga ketiga komoditas pangan tersebut, inflasi juga terjadi pada cabai merah, tomat sayur, dan telur ayam ras. Komoditas tersebut masing-masing memberikan andil pada inflasi minggu kedua April 2019 sebesar 0,05 persen, 0,04 persen, dan 0,02 persen.

Tak hanya itu, inflasi akibat harga tiket pesawat juga turut berkontribusi pada inflasi periode ini sebesar 0,02 persen. Meskipun turun, namun inflasi tiket angkutan udara pekan kedua April 2019 1,48 persen sedangkan inflasi pekan pertama April 2019 sebesar 1,85 persen.


Editor : Ranto Rajagukguk