Harga Gabah Turun Tajam, Mentan Minta Bulog Percepat Penyerapan

Antara ยท Selasa, 02 April 2019 - 10:32 WIB
Harga Gabah Turun Tajam, Mentan Minta Bulog Percepat Penyerapan

Menteri Pertanian, Amran Sulaiman. (Foto: Ant)

JAKARTA, iNews.id - Perum Bulog diminta segera bergerak menyerap gabah petani. Hal ini karena produksi gabah melimpah, sehingga harga gabah turun cukup signifikan.

Menteri Pertanian, Amran Sulaiman meminta Perum Bulog untuk mempercepat pembelian gabah petani sesuai HPP sebesar Rp4.070 per kilogram. Selain itu, pemerintah juga telah menyiapkan 800 unit pengering (dryer) untuk meningkatkan kualitas beras.

"Harga gabah turun, kami sudah komunikasikan dengan Bulog segera bergerak cepat karena produksi melimpah. Pengadaan pengering tahun ini 800 unit di tingkat Gapoktan (Gabungan Kelompok Tani)," kata Mentan di Jakarta, dikutip Selasa (2/4/2019).

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata harga Gabah Kering Panen (GKP) di tingkat petani pada Maret 2019 turun 9,98 persen dari tingkat penggilingan menjadi Rp4.604 per kilogram dibandingkan Rp4.706 per kilogram harga gabah kualitas yang sama pada Februari 2019.

"Pergerakan harga gabah menunjukkan penurunan sejak Februari 2019, dan Maret menjadi puncak panen. Pada April juga masih terjadi panen," kata Kepala BPS Suharyanto.

Kecuk, sapaan akrabnya, memaparkan dari 2.135 transaksi penjualan gabah pada 28 provinsi selama Maret 2019, tercatat transaksi GKP 69,04 persen, gabah kering giling (GKG) 8,99 persen, dan gabah kualitas rendah 21,97 persen.

Rata-rata harga GKG di tingkat petani Rp5.530 per kilogram atau turun 5,11 persen dan di tingkat penggilingan Rp5.654 per kilogram atau turun 5,01 persen.

BPS mencatat harga gabah kualitas rendah di tingkat petani sebesar Rp4.296 per kilogram, turun 6,93 persen dan di tingkat penggilingan Rp4.393 per kilogram atau turun 6,95 persen dibanding Februari 2019.

Dibandingkan Maret 2018, rata-rata harga pada Maret 2019 di tingkat petani untuk kualitas GKP dan gabah kualitas rendah mengalami penurunan masing-masing 3,22 persen dan 1,63 persen, sedangkan GKG mengalami kenaikan 1,62 persen.

Demikian juga di tingkat penggilingan, rata-rata harga pada Maret 2019 dibandingkan dengan Maret 2018 untuk GKP dan gabah kualitas rendah juga mengalami penurunan masing-masing 2,87 persen dan 1,61 persen, sedangkan GKG mengalami kenaiakan 1,78 persen.

Pada Maret 2019, rata-rata harga beras kualitas premium di penggilingan sebesar Rp9.815,00 per kilogram, turun sebesar 1,93 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Rata-rata harga beras kualitas medium di penggilingan sebesar Rp9.555,00 per kilogram, turun sebesar 2,49 persen. Sementara rata-rata harga beras kualitas rendah di penggilingan sebesar Rp9.271,00 per kg, turun sebesar 2,15 persen.

Dibandingkan Maret 2018, rata-rata harga beras di penggilingan pada Maret 2019 untuk semua kualitas yaitu premium, medium, dan rendah turun masing-masing 0,79 persen, 1,47 persen, dan 2,96 persen.


Editor : Rahmat Fiansyah