Harga Semen Masih Rp2 Juta, Pembangunan Infrastruktur di Ilaga Papua Perlu Dilanjutkan

Antara ยท Sabtu, 21 Desember 2019 - 10:53 WIB
Harga Semen Masih Rp2 Juta, Pembangunan Infrastruktur di Ilaga Papua Perlu Dilanjutkan

Bupati Puncak, Willem Wandik. (Foto: Ant)

PUNCAK, iNews.id - Harga barang dan jasa di Kabupaten Puncak, Papua, khususnya di Kecamatan Ilaga masih mahal. Kondisi tersebut terjadi akibat buruknya infrastruktur dasar, termasuk jalur transportasi darat.

Bupati Puncak Willem Wandik mengatakan, harga semen di Illaga, Puncak mencapai Rp2 juta per sak. Hal tersebut membuat biaya hidup warga Papua sangat tinggi.

"Kehidupan di sini harganya lima kali lipat dari Surabaya, karena memang satu-satunya transportasi ke Ilaga hanya bisa melalui pesawat terbang, kami minta perhatian juga dari pemerintah pusat untuk masyarakat Iliga, pembangunan harus jalan terus," kata Willem di Puncak, Sabtu (21/12/2019).

Willem menyebut, masyarakat Ilaga rata-rata bekerja sebagai petani. Selama ini, mereka harus membeli peralatan bekerja dari Kabupaten Timika dengan pesawat.

Pesawat perintis menjadi moda transportasi yang lazim dipakai masyarakat Ilaga. Kondisi geografis yang berbukit-bukit membuat jalan darat belum bisa dibangun. Situas makin sulit karena suhu di pegunungan itu bisa di bawah 10 derajat celcius.

Alhasil, harga makanan di area tersebut mahal. Harga satu porsi mie instan misalnya bisa mencapai Rp30.000. Sementara empat jerigen minyak goreng bisa dihargai Rp800.000.

Masyarakat Ilaga banyak yang bertani ubi di samping beternak babi. Harga satu ekor babi besar di wilayah itu mencapai Rp30 juta.

Editor : Rahmat Fiansyah