Harga Tiket Tembus Rp1 Juta, Kereta Luxury Sleeper Laris Manis saat Lebaran

Antara ยท Rabu, 19 Juni 2019 - 16:20 WIB
Harga Tiket Tembus Rp1 Juta, Kereta Luxury Sleeper Laris Manis saat Lebaran

Sejumlah penumpang berada di dalam gerbong kereta 'Luxury Sleeper 2' yang dirangkaikan dengan kereta Argo Lawu jurusan Gambir-Solo Balapan sebelum berangkat di Stasiun Gambir, Jakarta. (Foto: Ant)

JAKARTA, iNews.id - PT KAI (Persero) menyatakan, kereta api Luxury Sleeper laris manis selama Lebaran. Padahal, harga tiket kereta mewah tersebut setara pesawat terbang.

Direktur Utama PT KAI, Edi Sukmoro mengtakan, pihaknya mengoperasikan dua jenis KA, yaitu Luxury Sleeper 1 dan 2. Selama 22 hari masa angkutan Lebaran (26 Mei-16 Juni), tingkat keterisian penumpang KA Luxury Sleeper 1 mencapai 106,4 persen (1.686 penumpang) sementara KA Luxury Sleeper 2 sebesar 81,9 persen (4.690 penumpang).

"Tingkat okupansi kedua kereta luxury ini di masa Angkutan Lebaran 2019 tinggi," kata Edi di Jakarta, Rabu (19/6/2019).

BACA JUGA:

Penumpang KA Melonjak 10 Persen, Menhub Apresiasi Pelayanan KAI

Sleeper Train Banjir Peminat, KAI Tambah 10 Rangkaian Gerbong

KA Luxury Sleeper 1 pertama kali dioperasikan pada 2018. KA ini hanya memiliki satu relasi, yaitu Gambir Surabaya Pasar Turi pp yang dirangkaikan dengan KA Argo Bromo Anggrek. Harga tiket saat ini berlaku normal antara Rp950 ribu hingga Rp1 juta.

Berbeda dengan kereta biasa, KA Luxury Sleeper memiliki fasilitas yang lebih mewah di antaranya kursi elektrik yang bisa direbahkan hingga 140 derajat, televisi, bantal, selimut, handuk wajah, hingga makanan dan minuman selama penumpang berada di kereta.

Pada Lebaran tahun ini, PT KAI meluncurkan KA Luxury Sleeper 2. Fasilitas yang ditawarkan tidak berbeda dengan generasi yang pertama, kecuali kapasitas kursi yang lebih banyak. Beroperasi sejak 26 Mei, PT KAI menerapkan harga promo Rp750 ribu.

Dengan kapasitas lebih besar, relasi yang ditawarkan KA Luxury Sleeper 2 lebih banyak daripada yang pertama. KA Luxury Sleeper memiliki tiga relasi, yaitu Gambir-Solo Balapan dengan KA Argo Dwipangga), Gambir-Yogyakarta dengan KA Taksaka, dan Gambir-Malang dengan KA Gajayana.

Edy mengatakan, PT KAI mengangkut total 6,8 juta penumpang selama Lebaran dengan rincian 3,7 juta penumpang KA jarak jauh dan 3,1 juta penumpang KA lokal. Angka tersebut naik 9,2 persen dibandingkan Lebaran tahun lalu.

Kenaikan tersebut, menurut Edy, karena adanya pergeseran penumpang yang sebelumnya naik pesawat. Selain itu, perubahan jumlah penumpang cukup dinamis.

"Jumlah penumpang dinamis. Jakarta sampai Surabaya bisa saja ada yang turun di Cirebon, kemudian dari sana ada yang naik lagi," tutur Edy.


Editor : Rahmat Fiansyah