Hary Tanoesoedibjo: Pasar Modal Penting untuk Membangun Ekonomi

Muhammad Aulia ยท Rabu, 12 Februari 2020 - 16:45 WIB
Hary Tanoesoedibjo: Pasar Modal Penting untuk Membangun Ekonomi

Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo. (Foto: SINDO)

JAKARTA, iNews.id - MNC Sekuritas kembali mengadakan acara Investor Gathering & Corporate Forum 2020 yang bertemakan Domino Effect of Painball. Acara ini digelar sebagai wadah pertukaran informasi seputar pasar modal.

Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo (HT) mengatakan, pasar modal memiliki peranan sangat penting dalam menopang pertumbuhan ekonomi nasional. Menurut dia, pergerakan ekonomi yang positif tidak bisa hanya mengandalkan sektor perbankan.

"Intinya pasar modal itu sangat penting untuk bangun ekonomi. Negara yang maju ekonominya, pasti pasar modalnya maju sebagai penopang ekonomi," kata HT saat menyampaikan pidato sambutannya di iNews Tower, Jakarta, Rabu (12/2/2020).

HT menuturkan, saat ini situasi perekonomian global sedang diliputi ketidakpastian yang diperparah dengan penyebaran virus korona. Namun demikian, HT menekankan pentingnya memanfaatkan pola pikir yang dimiliki untuk menemukan berbagai peluang.

"Jadi untuk 2020 jangan khawatir, pasti opportunity ada meski gonjang-ganjing," ujar Hary.

Direktur Utama MNC Sekuritas Susy Meilina dalam kesempatan yang sama juga menyampaikan optimismenya terhadap perkembangan pasar modal di Indonesia. Selain itu, Susy juga mengatakan, penyelenggaraan acara Investor Gathering 2020 merupakan upaya dari MNC Sekuritas untuk memberikan pengarahan kepada para nasabah perihal dinamika pasar modal Indonesia di waktu mendatang.

Manajemen PSS Sleman resmi memperkenalkan Irfan Bachdim (kanan) sebagai rekrutan terbaru mereka, Rabu (12/2/2020). (Foto: iNews/Kuntadi)
Direktur MNC Sekuritas Susy Meilina. (Foto: SINDO)

MNC Sekuritas sendiri diketahui memiliki 75.000 nasabah hingga Januari 2020 yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. "Dengan basis nasabah yang luas dan tersebar di berbagai kota di Indonesia, acara ini menjadi ajang pertemuan antara manajemen dan praktisi pasar modal dengan nasabah sehingga dapat memperkaya wawasan nasabah mengenai prediksi ekonomi khususnya saham pada tahun ini," ujar Susy.

Editor : Ranto Rajagukguk