Sesi I

IHSG Menguat 0,49 Persen, Rupiah Melemah 0,1 Persen

Isna Rifka Sri Rahayu ยท Selasa, 30 Oktober 2018 - 12:39 WIB
IHSG Menguat 0,49 Persen, Rupiah Melemah 0,1 Persen

ilustrasi. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA, iNews.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah pada jeda sesi pertama perdagangan Selasa (30/10/2018) siang.

IHSG parkir di zona hijau setelah bergerak naik turun di dua area. Saat rehat, indeks naik 28,2 poin atau 0,49 persen ke 5.782,81.

Mengutip data RTI, dari 458 saham yang diperdagangkan, 144 menguat, 209 melemah, dan 105 stagnan. Frekuensi perdagangan terjadi 198.734 kali dengan nilai transaksi Rp3,8 triliun dan 6,55 miliar lembar saham diperjualbelikan.

Dari sembilan sektoral penggerak IHSG, empat sektor naik dan lima sektor turun. Sektor aneka industri menahan indeks di zona hijau setelah menguat 1,71 persen sementara sektor konsumer menjadi pemberat IHSG setelah turun 0,93 persen.

Sejumlah saham yang masuk dalam daftar top gainers antara lain:

- PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) naik Rp425 (1,84 persen) ke Rp23.550
- PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) naik R475 (4,04 persen) ke Rp12.225
- PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM) naik Rp300 (2,99 persen) ke Rp10.350
- PT Astra International Tbk (ASII) naik Rp175 (2,33 persen) ke Rp7.675
- PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) naik Rp125 (1,95 persen) ke Rp6.525

Sementara saham-saham yang masuk top losers antara lain:

- PT Indofood CB Sukses Makmur Tbk (ICBP) turun Rp150 (1,7 persen) ke Rp8.650
- PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI) turun Rp400 (6,9 persen) ke Rp5.400
- PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) turun Rp40 (0,85 persen) ke Rp4.680
- PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) turn Rp80 (2,03 persen) ke Rp3.870
- PT Vale Indonesia Tbk (INCO) turun Rp30 (1,04 persen) ke Rp2.850

Investor asing mencatat aksi beli bersih (net buy) Rp191,49 miliar di pasar reguler sementara secara akumulatif di seluruh pasar, investor asing juga melakukan net buy Rp378,69 miliar.

Sementara itu, kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) di pasar spot masih melemah. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah terdepresiasi 14 poin atau 0,1 persen ke 15.237 per dolar AS.

Editor : Rahmat Fiansyah