Indef Prediksi Inflasi Desember Sebesar 0,35-0,55 Persen

Isna Rifka Sri Rahayu ยท Selasa, 01 Januari 2019 - 20:04 WIB
Indef Prediksi Inflasi Desember Sebesar 0,35-0,55 Persen

Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

JAKARTA, iNews.id - Badan Pusat Statistik (BPS) akan merilis Indeks Harga Konsumen (IHK) periode Desember 2018. Namun, berdasarkan tren dari tahun ke tahun, pada Desember selalu terjadi inflasi yang cukup tinggi.

Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira Adhinegara mengatakan, akan terjadi inflasi pada periode ini meski tidak terlalu tinggi. Pasalnya, pada periode ini terdapat Natal dan Tahun Baru.

"Inflasi di bulan Desember 2018 diperkirakan berkisar 0,35-0,55 persen (mtm) lebih tinggi dari November 0,27 persen tapi lebih rendah dari inflasi Desember 2017 0,71 persen," ujarnya kepada iNews.id, Selasa (1/1/2019).

Pada periode ini ada kenaikan permintaan bahan makanan, makanan jadi, dan komponen transportasi. Masyarakat cenderung berperilaku konsumtif selama masa Natal dan Tahun Baru 2019.

Selain itu, dengan melonjaknya permintaan akan transportasi menjelang libur panjang ditambah bahan bakar avtur mengalami kenaikan. Hal ini membuat harga tiket pesawat naik sehingga turut berkontribusi pada tingkat inflasi.

"Pengeluaran masyarakat cenderung naik ditambah dengan realisasi belanja pemerintah akhir tahun," kata dia.

Dengan prediksi tersebut diperkirakan inflasi secara keseluruhan 2018 sebesar 2,8-3,1 persen. Sementara saat ini, inflasi tahun kalender Januari-November 2018 sebesar 2,5 persen.

Jika prediksi tersebut benar, maka inflasi tahunan 2018 akan lebih kecil dibanding tahun-tahun sebelumnya. Pada 2017 terjadi inflasi sebesar 3,61 persen, di 2016 inflasi lebih rendah yaitu 3,02 persen, dan 2015 sebesar 3,35 persen.

Sementara pada tahun-tahun sebelum itu inflasi tahunan bisa mencapai di atas 3,5 persen kecuali tahun 2009 yang hanya 2,78 persen.

Prediksi ini sama dengan Bank Indonesia (BI) yang memperkirakan Indeks Harga Konsumen (IHK) Desember 2018 mengalami inflasi sebesar 0,56 persen dibandingkan November lalu.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, hal ini menunjukkan tingkat inflasi masih rendah dan terkendali. Bahkan lebih rendah dari perkiraan BI sebelumnya yang sebesar 3,2 persen.

"Berdasarkan survei pemantauan harga yang kita lakukan sampai minggu keempat Desember kita perkirakan inflasi IHK 0,56 persen (mtm). Perkiraannya inflasi di tahun 2018 ini lebih rendah dari 3,2 persen," ujarnya di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (28/12/2018).


Editor : Ranto Rajagukguk