Indef Sebut 3 Menteri Jokowi Dapat Sentimen Negatif Publik soal Corona

Aditya Pratama ยท Minggu, 26 April 2020 - 15:39 WIB
Indef Sebut 3 Menteri Jokowi Dapat Sentimen Negatif Publik soal Corona

Kabinet Indonesia maju. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Datalyst Center atau riset Institute for Development of Economics and Finance (Indef) menyampaikan hasil analisis Big Data mengenai sentimen publik terhadap jajaran pemerintah dalam penanganan virus corona (Covid-19) di media sosial. Setidaknya terdapat tiga Menteri Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mendapatkan sorotan cukup besar di publik yang berkaitan dengan kebijakannya.

Pertama, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly menjadi perbincangan 7.000 warganet dengan 81 persen sentimen negatif berkaitan dengan pembebasan napi atau pembebasan koruptor. "Lalu, Luhut Binsar Pandjaitan 86 persen negatif berkaitan dengan izin ojol yang sempat tidak dibolehkan dan dibolehkan dan operasi bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) yang tadinya tidak dibolehkan lalu dibolehkan oleh Luhut," kata Peneliti Indef-Datalyst Center Imam Maulana di Jakarta, Minggu (26/4/2020).

Ketiga, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto dengan 2.400 perbincangan. 79 persen di antaranya bersentimen negatif berkaitan dengan birokrasi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang rumit.

Selain ketiga Menteri tersebut, Jokowi turu mendapat sentimen negatif di publik. Hal ini diambil dari 476.696 perbincangan dari 397.246 orang di media sosial pada periode 27 Maret 2020-25 April 2020. 

Dari data tersebut didominasi oleh sentimen negatif sebesar 67,77 persen dan sentimen positif 32,23 persen. Imam menjelaskan, untuk Jokowi sendiri diperbincangkan oleh 23.000 warganet.

Topik yang paling banyak dibahas adalah soal Kartu Prakerja dan kaitannya dengan Staf Khusus Milenial Adamas Belva Syah Devara karena keterlibatan startup Ruangguru pada program tersebut. "Presiden Jokowi sekitar 23.000 perbincangan dan 68 persen negatif. Rata-rata membicarakan Kartu Pra Kerja dan Stafsus Milenial," ujarnya.

Editor : Ranto Rajagukguk