Ini Penyebab Jumlah Pemudik Pesawat Anjlok pada Lebaran 2019

Rully Ramli ยท Jumat, 14 Juni 2019 - 14:25 WIB
Ini Penyebab Jumlah Pemudik Pesawat Anjlok pada Lebaran 2019

Bandara. (Foto: Ant)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melaporkan adanya penurunan jumlah pemudik pesawat hingga 27 persen pada Lebaran 2019. Penurunan tersebut terkait erat dengan harga tiket pesawat.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub, Polana B. Pramesti mengatakan, harga tiket pesawat sejak 15 Mei sudah turun antara 12-16 persen usai terbitnya Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 72 tahun 2019. Namun, masyarakat terlanjur mempersepsikan harga tiket mahal.

"Ada dampak psikologis karena memang sebelumya adalah harga tiket lebih tinggi dari harga periode sebelumnya," kata dia di Jakarta, Jumat (14/6/2019).

BACA JUGA:

Jumlah Penumpang Pesawat Anjlok, Pemudik Lebaran 2019 Lebih Sedikit dari 2018

Yang Lain Naik, Jumlah Pemudik Gunakan Pesawat Turun 1,33 Juta Orang

Polana mengutip data Litbang Kemenhub yang menyatakan adanya penurunan harga tiket untuk rute Jakarta-Surabaya rata-rata 7-8 persen. Selain itu, rute Jakarta-Medan juga turun sekitar 5 persen.

Sementara untuk rute Jakarta-Makassar, menurut Polana, ada kenaikan lantaran para pemudik membeli tiket sebelum Lebaran, sehingga harga masih mahal. Untuk di luar Jawa, penurunan jumlah penumpang pesawat juga karena sebagian pemudik memanfaatkan mudik gratis dari BUMN dengan kapal laut.

Kepala Badan Litbang Kemenhub, Sugihardjo menambahkan, para pemudik yang membeli tiket pesawat sebelum Kepmen 72/2019 terbit memang harus merogoh kocek lebih dalam.

"Kalau yang membelinya jauh-jauh hari, maskapai menjual tarif rendahnya itu lebih mahal 16 persen hingga 79,5 persen," ujar dia.

Sugihardjo berpendapat, adanya persepsi harga tiket pesawat mahal membuat pemudik merencanakan keberangkatan dengan moda transportasi lain, terutama jalur darat.

Data Kemenhub selama musim angkutan Lebaran (H-7 hingga H+7), jumlah pemudik pesawat tercatat 3,52 juta orang. Angka tersebut turun 1,33 juta dibandingkan musim Lebaran tahun 2018 yang mencapai 4,85 juta orang.


Editor : Rahmat Fiansyah