Jaga Penyaluran Kredit saat Resesi, Singapura Minta Bank Lokal Batasi Dividen

Djairan ยท Kamis, 30 Juli 2020 - 14:31 WIB
Jaga Penyaluran Kredit saat Resesi, Singapura Minta Bank Lokal Batasi Dividen

Bank Sentral Singapura meminta bank-bank lokal untuk membatasi pembagian dividen pada 2020 menjadi sebesar 60 persen dari tahun lalu. (Foto: AFP)

SINGAPURA, iNews.id - Bank Sentral Singapura meminta bank-bank lokal untuk membatasi pembagian dividen pada 2020 menjadi sebesar 60 persen dari tahun lalu. Hal itu guna memastikan bank-bank tetap memiliki aliran kredit yang cukup di tengah ketidakpastian ekonomi akibat resesi.

Dampak kebijakan itu membuat saham tiga bank teratas Singapura jatuh pada awal perdagangan Kamis (30/7/2020). DBS Group Holdings dan Oversea-Chinese Banking Corp, yang merupakan dua bank terbesar di Singapura menderita kerugian lebih dari 3 persen dari penutupan sebelumnya.

Bank besar lainya United Overseas Bank, juga turun lebih dari 2 persen. Ketiga bank tersebut menyumbang sekitar sepertiga dari benchmark Straits Times Index, yang turun sekitar 1,6 persen pada Kamis pagi.

“Otoritas Moneter Singapura (MAS) ingin memastikan buffer modal bank tetap cukup dalam menghadapi ketidakpastian yang signifikan ke depan, sehingga bank lokal dapat mempertahankan pinjaman saat dibutuhkan," ujar Direktur Pelaksana MAS, Ravi Menon dikutip dari Bloomberg Kamis (30/7/2020).

Pihak MAS menyatakan, permintaan pembatasan dividen tersebut bertujuan sebagai langkah pencegahan di tengah pandemi Covid-19. Dari hasil stress test yang dilakukan menunjukkan bahwa bank-bank di sana tetap tangguh menghadapi ketidakpastian ke depan.

Bank sentral di negara lain, termasuk Bank Sentral Amerika Serikat (AS), Bank Sentral Inggris, dan Bank Sentral Eropa juga telah mengumumkan pembatasan dividen bank. 

Editor : Ranto Rajagukguk