Tol Layang Jakarta-Cikampek Siap Dioperasikan November 2019

Rahmat Fiansyah ยท Jumat, 20 September 2019 - 11:31 WIB
Tol Layang Jakarta-Cikampek Siap Dioperasikan November 2019

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono saat meninjau lokasi pembangunan Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek (Japek) II di KM 13. (Foto: Humas PUPR)

JAKARTA, iNews.id - Proses pembangunan Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek (Japek) II sudah memasuki tahap akhir. Tol ini ditargetkan beroperasi pada akhir November 2019, sehingga bisa digunakan untuk mudik Natal dan Tahun Baru 2020.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, tol ini unik karena elevated, sehingga membutuhkan sekitar 9 ribu tiang pancang. Selain itu, tol ini juga bisa dibilang jembatan terpanjang di Indonesia dan diawasi oleh Komisi Keamanan Jembatan dan Terowongan Jalan (KKJTJ).

Menteri Basuki mengungkapkan, progres pembangunan tol sepanjang 36,4 kilometer itu sudah mencapai 96,5 persen.

"Pada 23 September 2019 akan dimulai uji beban sehingga kita rencanakan pada November 2019, insyaallah bisa operasional," kata dia melalui keterangan tertulis, Jumat (20/9/2019).

Sebelum dioperasikan, tol ini akan dilakukan uji beban dengan menggunakan 16 truk dengan beban masing-masing 40 ton. Uji beban ini mencakup uji statis dan uji dinamis.

Menteri Basuki menyebut, tol ini sudah sangat ditunggu oleh masyarakat. Selain memperlancar arus mudik melalui Bandung dan Trans Jawa, tol ini juga akan menunjang kelancaran barang dari Pelabuhan Tanjung Priok ke kawasan industri di Cikarang, Karawang, Cibitung.

Dia menyebut, kehadiran Tol Japek II ini juga akan menambah kapasitas tol Japek yang ada di bawahnya sekaligus memisahkan lalu lintas (lalin) jarak pendek dan jarak jauh. Kendaraan tujuan jarak pendek bisa menggunakan Tol Japek bawah sementara jarak jauh bisa lewat Tol Japek II.

Tol Japek II berada di sebagian ruas Tol Japek existing, membentang dari ruas Cikunir hingga Karawang Barat. Tol ini nantinya akan dioperasikan oleh PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC) yang merupakan anak usaha dari PT. Jasa Marga (Persero) Tbk.

Menteri Basuki mengapresiasi kontraktor Tol Japek ini karena berhasil menyelesaikannya sesuai target. Pengerjaan jalan tol ini dilakukan oleh PT Waskita Karya (Persero) Tbk, PT Acset Indonusa Tbk, dan PT Bukaka. Apalagi, proyek ini dikerjakan bersamaan dengan dua proyek lain di lokasi yang sama yaitu Kereta Cepat Jakarta-Bandung dan Kereta Ringan Jabodebek.

"Pekerjaan berhasil diselesaikan dengan window time yang sempit dan tidak boleh ada pekerjaan di hari Sabtu dan Minggu," ujarnya.

Editor : Rahmat Fiansyah