Jelang Idul Fitri, Wamendag Jamin Ketersediaan Bahan Pokok

Suparjo Ramalan ยท Senin, 18 Mei 2020 - 15:00 WIB
Jelang Idul Fitri, Wamendag Jamin Ketersediaan Bahan Pokok

Ilustrasi sembako. (Foto: Istrimewa)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah terus berupaya untuk memastikan agar bahan pokok di pasar tetap stabil. Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Jerry Sambuaga mengatakan, menjelang Idul Fitri 2020 ketersedian bahan pokok pangan stabil secara nasional.

Bahkan, Jerry menyebut, ada beberapa bahan pokok yang mengalami penurunan harga di pasar. Meski begitu, dia tidak memungkiri ada kenaikan harga di beberapa bahan pokok lainnya. 

"Ada beberapa perkembangan seperti harga komoditas dan barang yang stabil, bahkan ada yang turun, walaupun ada situasi tertentu yang membuat barang menjadi naik. Saya ingin menyampaikan jika secara umum, perkembangan rata-rata nasional harga barang kebutuhan pokok itu stabil," ucap Jerry di Jakarta, Senin (18/5/2020). 

Dia mengatakan, dari data dan informasi yang diperoleh dari Dinas Perdagangan di daerah, harga pangan seperti beras, telur, tepung terigu dan daging ayam mengalami penurunan harga hingga 5 persen. 

"Baik itu data di lapangan maupun data dari teman Daerah (Dinas Perdagangan) barang pokok seperti beras, telur, tepung terigu dan daging ayam kurang lebih stabil, turun di angka 0 sampai 5 persen dan itu menunjukan kestabilan yang memang kami jaga," ujarnya. 

Jerry mengklaim penurunan harga pokok tersebut karena kerja keras Kementerian Perdagangan (Kemendag) untuk memenuhi kebutuhan bagi masyarakat di tengah pandemi Covid-19, khususnya menjelang Idul Fitri tahun ini. 

Kebijakan yang dimaksud Jerry Kemendag merelaksasi regulasi ekspor dan impor untuk pemenuhan bahan pokok, dan kelancaran distribusi. "Idul Fitri, langkah langkah yang sudah dilakukan oleh kemendag cukup konkret, sudah ada kebijakan relaksasi. bahwa ada.langkah khusus yg sudah dilakukan kemendag selain relaksasi, contoh mendukung kelancaran distribusi, Surat Edaran (SE) untuk Gubernur dan Walikota untuk mendukung kelancaran distribusi barang kebutuhan dan kesehatan," ujarnya. 

Editor : Ranto Rajagukguk