Jelang Ramadan, Jokowi Peringatkan Menteri Jaga Harga Bahan Pokok

Rully Ramli ยท Selasa, 23 April 2019 - 11:17 WIB
Jelang Ramadan, Jokowi Peringatkan Menteri Jaga Harga Bahan Pokok

Presiden Joko Widodo. (Foto: Antara)

BOGOR, iNews.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta jajaran Kementerian dan Lembaga (K/L) menjaga stabilitas dan harga bahan-bahan pokok. Pasalnya, dalam dua pekan ke depan sudah memasuki bulan suci Ramadan.

“Meskipun ini sudah secara rutin kita lakukan tiap tahun, tapi perlu saya mengingatkan agar yang berkaitan dengan stabilitas ketersediaan harga-harga bahan pokok betul-betul dicek, betul-betul dikontrol agar tidak terjadi lonjakan-lonjakan harga,” kata Jokowi saat menyampaikan pengantar pada Sidang Kabinet Paripurna (SKP), yang digelar di ruang Garuda, Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa (23/4.2019) pagi.

Dengan menjaga kestabilan ketersediaan dan harga bahan pokok, Jokowi berharap umat Islam di Tanah Air bisa menjalankan ibadah puasanya dan menyongsong Lebaran dengan tenang.

Dalam sidang kabinet itu, Jokowi juga melanjutkan pembahasan rapat terbatas (ratas) sebelumnya terkait pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun depan. Dia menekankan agar serapan anggaran K/L diperkuat dan ditingkatkan.

Belanja-belanja barang dinilai harus dikurangi dengan menguatkan belanja modal sehingga anggaran yang disiapkan betul-betul bermanfaat bagi masyarakat. “Belanja modal agar diperkuat, agar ditingkatkan. Semua Kementerian harus bisa memaksa organisasinya agar penyerapan anggaran itu betul-betul bisa direalisasikan,” ujarnya.

Untuk itu, ia meminta Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengevaluasi APBN tahun sebelumnya guna menjadikan basis dalam pengelolaan pagu anggaran pada 2020 nanti. Dengan demikian, APBN yang disusun nantinya benar-benar efektif untuk membangun negara.

“Saya kira mungkin 2015, pakai patokan, bukan 2017. Enggak yang pas normal, yang pas normalnya di 2017, tolong betul-betul dipakai sebagai patokan dan dipaksa untuk masuk ke angka-angka itu,” tutur Jokowi.


Editor : Ranto Rajagukguk