Jembatan di Atas Teluk Balikpapan di Ibu Kota Baru Ditargetkan Kelar Akhir 2020

Ilma De Sabrini ยท Sabtu, 07 Desember 2019 - 19:08 WIB
Jembatan di Atas Teluk Balikpapan di Ibu Kota Baru Ditargetkan Kelar Akhir 2020

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono. (Foto: Humas PUPR)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus mengebut proses pembangunan Jembatan Pulau Balang II. Kehadiran jembatan di atas Teluk Balikpapan untuk mendukung infrastruktur di ibu kota negara (IKN) baru di Kalimantan Timur.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menargetkan, progres pembangunan jembatan tersebut sudah mencapai 71 persen hingga Desember 2019. Dengan demikian, jembatan senilai Rp1,39 triliun itu ditargetkan selesai pada akhir 2020.

"Dengan adanya rencana Ibu Kota Negara (IKN) baru di Provinsi Kalimantan Timur, maka jalan akses di sisi Penajam yang dikerjakan oleh Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara dan jalan akses Balikpapan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur akan saya dorong untuk dapat diselesaikan juga," kata Menteri Basuki melalui keterangan tertulis, Sabtu (7/12/2019).

Basuki berharap adanya Jembatan Pulau Balang II akan mempermudah konektivitas antara Samarinda, Balikpapan dengan Kabupaten Penajam Paser Utara. Jembatan itu dapat memperpendek jalur tempuh angkutan logistik di Lintas Selatan Kalimantan sebagai jalur utama.

Rencananya pemerintah juga bakal membangun tol di kawasan-kawasan penyangga IKN. Sehingga, rute jalan ibu kota yang baru lebih lancar.

"Kita sedang mempertimbangkan rencana untuk menghubungkan Jembatan Pulau Balang II dengan jalan tol, sehingga akses menuju IKN lebih lancar dan nyaman, tidak banyak berkelok-kelok," ucapnya.

Sebagai informasi, konstruksi jembatan ini bertipe cable stayed yang terdiri dari bentang utama sepanjang 804 meter. Jembatan pendekat tercatat sepanjang 167 meter dan jalan akses sepanjang 1.807 meter.


Editor : Rahmat Fiansyah