Jokowi Akan Beri Rp600.000 ke Pegawai, Kemenkeu: Masih Dibicarakan

Rina Anggraeni ยท Rabu, 05 Agustus 2020 - 09:55 WIB
Jokowi Akan Beri Rp600.000 ke Pegawai, Kemenkeu: Masih Dibicarakan

Kemenkeu masih menggodok rencana Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang ingin memberi bantuan berupa uang tunai atau gaji kepada setiap pegawai. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) masih menggodok rencana Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang ingin memberi bantuan berupa uang tunai atau gaji kepada setiap pegawai. Pemberian bantuan tersebut merupakan salah satu skema dari program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Direktur Jenderal Anggaran Kemenkeu Askolani mengatakan, wacana itu masih harus dibahas. Namun, rencana itu merupakan alternatif dalam membantu masyarakat kelas menengah. 

Nominal bantuan yang akan diberikan pemerintah jumlahnya senilai Rp600.000. Uang tersebut akan diberikan kepada setiap pegawai selama enam bulan. 

Meski begitu, tidak semua pegawai akan mendapat bantuan tersebut. "Masih dibicarakan di internal pemerintah untuk berbagai alternatif kebijakan tambahan yang akan dilakukan," kata Askolani saat dihubungi di Jakarta, Rabu (5/8/2020).

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto sebelumnya menegaskan akan memperpanjang bantuan sosial (bansos). Bansos ini akan diperpanjang hingga 2021 dan secara bertahap akan mulai dikurangi pada 2022. 

Selain itu, usaha dan industri padat karya akan terus didorong hingga tahun 2022. "Kita akan melakukan restrukturisasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)Selain itu, penempatan dana dan penjaminan juga terus dilakukan agar sektor riil dapat bergerak," tuturnya.

Editor : Ranto Rajagukguk