Jokowi Alokasikan Rp132,2 Triliun untuk Anggaran Kesehatan Tahun Depan

Rully Ramli ยท Jumat, 16 Agustus 2019 - 15:20 WIB
Jokowi Alokasikan Rp132,2 Triliun untuk Anggaran Kesehatan Tahun Depan

Presiden Joko Widodo. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan pemerintah akan terus menjaga kualitas kesehatan masyarakat Indonesia secara merata. Hal ini dibuktikan dengan anggaran kesehatan yang kembali meningkat.

Jokowi mengatakan, pihaknya akan menganggarkan Rp132,2 triliun untuk anggaran kesehatan. Jumlah tersebut naik dibandingkan anggaran kesehatan tahun ini sebesar Rp121,9 triliun.

Bahkan, bila dibandingkan dengan realisasi anggaran kesehatan 2015 sebesar Rp69,3 triluun, maka anggaran kesehatan tahun depan naik hampir dua kali lipat.

"Untuk memperkuat layanan kesehatan pada tahun 2020, pemerintah mengalokasikan Rp132,2 triliun untuk anggaran kesehatan, atau naik hampir dua kali lipat dari realisasi anggaran kesehatan di tahun 2015 sebesar Rp69,3 triliun," tutur Jokowi dalam pembacaan Nota Keuangan, di Gedung MPR-DPR RI, Jakarta, Kamis (16/8/2019).

Menurut Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut, hal ini juga sejalan dengan amanat Undang-Undang (UU) Kesehatan Tahun 2009. Sejak tahun 2016 pemerintah konsisten menjaga anggaran kesehatan, setidaknya 5 persen dari belanja negara. 

Berbagai program kesehatan yang dilakukan pemerintah selama ini, disebut telah mampu meningkatkan pemerataan dan mutu pelayanan kesehatan masyarakat.

"Seperti ketersediaan dan penyebaran obat serta tenaga kesehatan di daerah, maupun akses rumah tangga terhadap sanitasi dan air bersih," ujar dia.

Pemerintah dipastikan akan terus melanjutkan program-program unggulan yang telah dilakukan selama beberapa tahun ke belakang.

Bukan hanya itu, pria yang juga pernah menjabat sebagai Wali Kota Solo itu berjanji akan melakukan pembenahan secara total terhadap Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Pasalnya, BPJS sampai saat ini masih dihadapi oleh banyak permasalahan, diantaranya ialah defisit anggaran yang tak kunjung rampung.

"BPJS Kesehatan dan Jaminan Kesehatan Nasional dibenahi secara total," ucap dia.


Editor : Ranto Rajagukguk