Jokowi Harap Dana Desa Tak Mengalir ke Kota, Terutama Jakarta

Isna Rifka Sri Rahayu ยท Senin, 14 Januari 2019 - 14:57 WIB
Jokowi Harap Dana Desa Tak Mengalir ke Kota, Terutama Jakarta

Presiden Joko Widodo. (Foto: SINDO)

JAKARTA, iNews.id – Pemerintah telah menggelontorkan uang sebanyak Rp257 triliun untuk program dana desa hingga tahun 2019. Sebanyak 74.000 desa telah menerima dana tersebut dalam lima tahun terakhir.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerinci, pada 2015 pemerintah telah menggelontorkan anggaran untuk dana desa sebesar Rp20,7 triliun. Selanjutnya pada 2016 naik menjadi Rp47 triliun, 2017 sebanyak Rp60 triliun, 2018 Rp60 triliun, dan tahun ini Rp70 triliun.

“Totalnya sampai tahun 2019 ini kita telah gelontorkan Rp257 triliun kepada desa-desa di seluruh Tanah Air, dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote,” kata Jokowi saat memberikan sambutan pada silaturahim dengan Persatuan Perangkat Desa Indonesia, Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (14/1/2019) dikutip dari laman Setkab.

Jokowi meminta dana yang telah dikucurkan digunakan seoptimal mungkin sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan langsung oleh desa, terutama warga setempat. Melalui dana ini, pemerintah berharap perputaran uang meningkat pesat dan perekonomian desa bisa tumbuh.

“Saya titip supaya Bapak/Ibu perangkat desa ini tahu kenapa uang itu diberikan kepada desa. Kesejahteraan itu, ini teori ekonomi, dihitung kalau perputaran uang semakin banyak di sebuah wilayah, semakin banyak di daerah, atau semakin banyak di sebuah desa itu kesejahteraan dipastikan akan meningkat,” ujar dia.

Dia mewanti-wanti agar pemanfaatan dana desa tidak keluar dari teritori wilayah atau bahkan sampai masuk kota. Untuk itu, jika ingin membangun atau memperbaiki infrastruktur desa, segala bahan baku dan kebutuhannya harus didapatkan dari desa setempat.

“Kalau enggak ada, desa sebelahnya. Kalau enggak ada, desa sebelahnya. Beli pasir di desa itu atau enggak beli di desa sebalahnya, beli di desa sebelahnya. Supaya uang itu muter terus,” ucap Jokowi.

Jokowi juga berharap saat membangun atau memperbaiki infrastruktur, para tenaga kerja yang dipekerjakan juga harus berasal dari desa setempat. Jangan sampai, hal-hal seperti itu harus bergantung dengan sumber daya di kota.

Lebih lanjut dia menerangkan, dari Rp257 triliun dana desa yang telah dikucurkan, sebanyak Rp187 triliun sudah direalisasikan sampai akhir 2018. Kebanyakan, anggaran tersebut digunakan untuk membangun jalan desa.

“Sudah dibangun dari Dana Desa itu menjadi realisasinya dalam 138.000 kilometer jalan desa. Panjang sekali, 138 kilometer itu panjang sekali. Juga sudah dibangun 6.500 pasar-pasar kecil yang ada di desa, 6.500 pasar di desa. Dan juga telah dibangun 11.500 posyandu dari dana desa, 18.000 PAUD dari dana desa, 791.000 meter jembatan yang ada di desa-desa,” kata dia.


Editor : Ranto Rajagukguk