Jokowi: Industri Kerajinan Serap 1,3 Juta Tenaga Kerja

Okezone ยท Rabu, 24 April 2019 - 13:37 WIB
Jokowi: Industri Kerajinan Serap 1,3 Juta Tenaga Kerja

Presiden Joko Widodo. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut industri handcraft alias kerajinan tangan terus mengalami perkembangan setiap tahunnya. Pada tahun ini saja ada sekitar 700.000 pelaku usaha yang ada di Indonesia.

Melihat angka tersebut menurutnya sangat positif bagi perekonomian Indonesia khususnya dalam penyerapan tenaga kerja. Berdasarkan data yang diperoleh, dari 700.000 unit usaha kerajinan tangan, bisa menyerap sekitar 1,3 juta tenaga kerja.

"Jumlah IKM kerajinan tangan sampai saat ini 700.000 unit usaha yang menyerap 1,3 juta tenaga kerja," ujarnya di JCC Senayan, Jakarta, Rabu (24/4/2019).

Menurut Jokowi, kinerja sektor kerajinan tangan ini harus terus ditingkatkan khususnya bagi kualitas produknya. Jika kualitas produk meningkat maka ekspor juga akan meningkat.

Sebagai gambaran, ekspor dari kerajinan tangan sendiri baru sekitar 13 juta dolar Amerika Serikat (AS), atau jika dipresentasikan baru sekitar 1,26 persen dari pangsa pasar dunia.

"Ekspornya baru meningkat padahal baru 1,26 persen dari pangsa pasar dunia. Bayangkan kalau naik akan makin banyak IKM yang berkembang dan tenaga kerja yang terangkut," jelasnya.

Oleh karena itu, Mantan Wali Kota Solo itu berpesan agar para pelaku industri kerajinan tangan harus kreatif dalam berinovasi. Dia juga berpesan agar para pelaku industri ini bisa pintar dalam mencari pasar ekspornya.

"Karena itu saya menyampaikan kita harus ini aktif dan inovatif mencari pasar pasar non tradisional meningkatkan kualitas produk brand-brand ditingkatkan bahwa pasar internasional menyukai dengan brand (Indonesia)," katanya.

Sementara itu, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan, ekspor industri kerajinan tangan Indonesia saat ini baru sekitar 13 juta dolar AS. Namun dengan adanya pameran-pameran seperti Inacraft 2019, diharapkan pangsa ekspor bisa terus meningkat.

"Pekerjaan langsung dari kerajinan tangan ada 1,3 juta tenaga kerja yang terserap dan ekspor meningkat," ucapnya.


Editor : Ranto Rajagukguk