Jokowi Instruksikan Erick Thohir Libatkan Pengusaha Muda di Proyek Infrastruktur

Antara ยท Rabu, 15 Januari 2020 - 15:14 WIB
Jokowi Instruksikan Erick Thohir Libatkan Pengusaha Muda di Proyek Infrastruktur

Presiden Jokowi menghadiri pelantikan pengurus PP HIPMI di Jakarta, Rabu (15/1/2020). (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah menjawab keluhan dari Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) soal proyek kemitraan dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Keluhan ini terutama dalam keterlibatan di proyek infrastruktur.

"Sekarang sudah saya jawab, menterinya BUMN adalah dari keluarga besar Hipmi. Saya sudah titip kepada Bang Erick Thohir. Pak Erick Thohir agar jangan sampai pekerjaan-pekerjaan yang ada di BUMN itu dikerjakan oleh BUMN sendiri," kata Presiden Jokowi saat pidato acara pelantikan Pengurus Pusat Hipmi di Jakarta, Rabu (15/1/2020).

Jokowi mengatakan, instruksi ini sudah dilakukan sebelumnya, namun sekarang akan lebih jelas karena yang memegang Kementerian BUMN adalah dari keluarga Hipmi. Erick Thohir merupakan salah satu pengurus HIPMI ketika ketua umumnya Sandiaga Uno pada 2005-2008.

"Berikan porsi yang besar pada pengusaha muda, jangan sampai habis dikerjakan oleh anak-cucu perusahaan BUMN. Kerjakan oleh swasta-swasta, terutama dari pengusaha muda yang terhimpun dalam Hipmi," kata Jokowi.

Dia mengungkapkan, di BUMN dalam satu tahun ada sekitar Rp2.400 triliun yang bisa dikerjakan bersama dalam kemitraan ini. "Dari angka itu seharusnya kita bisa menumbuhkan pengusaha muda naik kelas. Dari kecil ke menengah, yang menengah menjadi besar. Berikan peluang kepada mereka," kata Jokowi.

Jokowi kembali meminta kepada para pengusaha yang tergabung dalam Hipmi untuk mengonfirmasi langsung kepada Menteri BUMN Erick Thohir terkait kemitraan BUMN dengan pengusaha muda ini. Dia juga menyebut Kepala BKPM Bahlil Lahadalia merupakan mantan Ketua Hipmi periode 2015-2019, yang kini memiliki target investasi tidak kecil, yakni sekitar Rp800 hingga Rp900 triliun tiap tahunnya.

"Saya sudah titip pada beliau agar dikawinkan, agar dimitrakan investasi yang datang ke sini dengan pengusaha lokal nasional kita. Jangan sampai mereka jalan sendiri, dan itu bisa dilakukan saat mereka datang minta izin investasi di sektor-sektor yang ada di Indonesia," katanya


Editor : Ranto Rajagukguk