Jokowi Proyeksikan Permintaan Produk Halal Global Naik 9,5 Persen

Isna Rifka Sri Rahayu ยท Selasa, 16 April 2019 - 16:25 WIB
Jokowi Proyeksikan Permintaan Produk Halal Global Naik 9,5 Persen

Presiden Joko Widodo. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Indonesia sebagai negara berpenduduk muslim terbesar di dunia berambisi untuk menjadi pusat industri halal dunia. Pasalnya, potensi industri halal masih sangat terbuka lebar untuk disasar.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, proyeksi permintaan produk halal global mengalami kenaikan, selama 2019 mencapai 3,7 triliun dolar Amerika Serikat (AS). Padahal pada 2013 hanya sebesar 2 triliun dolar AS.

"Industri halal di dunia maupun Indonesia berkembang begitu cepat. Ada pertumbuhan sangat besar mencapai 9,5 persen itu growth yang sangat tinggi," ujarnya saat meresmikan Halal Park di kawasan Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta, Selasa (16/4/2019).

Menurut dia, perkembangan industri halal di Indonesia berdasarkan Global Muslim Travel Index, wisatanya memasuki peringkat pertama. Oleh karenanya, pemerintah berupaya mendorong sektor ini baik dari sisi pariwisata, produk, pembiayaan, hingga fashion.

Dari sisi pariwisata, pemerintah menargetkan kunjungan wisatawan asing (wisman) halal sebanyak 5 juta orang selama 2019 atau seperempat dari total target kunjungan wisman ke Indonesia. Padahal target kunjungan wisman ini tumbuh 42 persen dibanding tahun lalu.

"Industri wisata halal telah ditetapkan sebagai leading sector penggerak utama bagi industri halal kita. Dari sini semua bisa ketarik," ucapnya.

Dia melanjutkan, pada 2018 terdapat 140 juta wisman muslim dengan pengeluaran mencapai 35 miliar dolar AS. Bahkan di tahun 2020, pemerintah memperkirakan akan tembus 158 juta wisman.

"Jumlah yang besar sekali artinya ada segmen pasar yang harus digarap," kata dia.

Kemudian, dari sisi pembiayaan syariah juga sudah mulai diminati para investor. Hal ini terlihat dalam pembelian sukuk ritel syariah SR001 yang diterbitkan pada bulan lalu terjual Rp21 triliun.

Sementara dari sisi fashion, menurut Global Islamic Economy Report, Indonesia menduduki peringkat dua dunia. Adapun nilai penjualan pada 2020 diperkirakan akan mencapai 327 miliar dolar AS

"Angka-angka ini sangat besar oleh sebab itu ini kesempatan kita untuk gunakan peluang memasarkan produk-produk halal kita," tuturnya


Editor : Ranto Rajagukguk