Jokowi Unggul Quick Count, Apindo: Perbaiki Integrasi Izin ke Daerah

Rully Ramli · Kamis, 18 April 2019 - 15:22 WIB
Jokowi Unggul Quick Count, Apindo: Perbaiki Integrasi Izin ke Daerah

Pasangan calon nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin unggul di mayoritas hitung cepat (quick count) lembaga survei. (Foto: Shutterstock)

JAKARTA, iNews.id – Pasangan calon nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin unggul di mayoritas hitung cepat (quick count) lembaga survei. Namun, untuk hasil akhirnya, masyarakat harus menunggu penghitungan resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Dengan berakhirnya hiruk-pikuk gelaran Pemilihan umum (Pemilu) presiden 2019, maka banyak harapan kepada Presiden terpilih hasil KPU. Direktur Eksekutif Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Danang Girindrawardana mengatakan, salah satu harapan utama kepada Presiden terpilih nantinya ialah mengintegrasi kebijakan pusat dengan daerah.

Ia berharap kedepannya tidak ada lagi kebijakan yang bersifat tumpang tindih. "Kebijakan yang baru, yang perlu dipersiapkan dalam ekonomi adalah policy integrasi vertikal dari pusat ke daerah tanpa harus menghilangkan kewenangan otonomi daerah," ujar Danang kepada iNews.id, Kamis (18/4/2019).

Menurut dia, langkah ini menjadi penting untuk mencapai target pemerintah sehingga bisa menggenjot investasi. Pasalnya, pengusaha kerap kali merasa terhambat dengan adanya kebijakan tumpang tindih.

"Ini penting untuk mempermudah dan mempercepat pertumbuhan investasi yang merata di semua wilayah," katanya.

Sementara untuk kabinet pemerintahan yang baru, Danang mengaku tidak memiliki harapan berlebih mengenai siapa jajaran pembantu Presiden baru nanti. Menurut dia, jajaran menteri baru tidak akan terlalu berpengaruh terhadap kebijakan pemerintah.

"Konsistensi kebijakan itu bukan pada pejabatnya. Jadi menteri siapa pun yang di-reshuffle oleh Presiden, kita berharap kebijakannya tetap konsisten dan improve," tutur Danang.


Editor : Ranto Rajagukguk