Keluarkan Stimulus Ketiga, Cile Kucurkan Rp169,5 Triliun Tangani Covid-19

Djairan ยท Senin, 15 Juni 2020 - 07:29 WIB
Keluarkan Stimulus Ketiga, Cile Kucurkan Rp169,5 Triliun Tangani Covid-19

Pemerintah Republik Cile mencapai kesepakatan dengan anggota parlemen oposisi untuk menggelontorkan Rp169,5 triliun sebagai paket stimulus Covid-19. (Foto: Reuters)

SANTIAGO, iNews.id - Pemerintah Republik Cile mencapai kesepakatan dengan anggota parlemen oposisi untuk menggelontorkan Rp169,5 triliun sebagai paket stimulus Covid-19 untuk ketiga kalinya. Perekonomian negara tersebut makin terpuruk akibat kebijakan lockdown di tengah pandemi virus corona.

Paket bantuan tersebut akan difokuskan bagi keluarga miskin, dan mendorong penciptaan lapangan kerja baru, serta pemberian subsidi pajak untuk Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Stimulus itu akan dibiayai melalui utang baru, penarikan simpanan darurat pada kas negara, serta realokasi anggaran pemerintah setempat.

"Rencana ini membuat kami optimistis untuk mengatasi krisis ekonomi yang semakin parah ini. Kami juga akan membuat kerangka fiskal baru untuk penyelamatan perekonomian dalam jangka menengah," ujar Menteri Keuangan Chile Ignacio Briones, dikutip dari Bloomberg Senin (15/6/2020).

Sebelumnya, Presiden Cile Sebastian Pinera juga telah mengumumkan paket stimulus ekonomi senilai Rp240,1 triliun untuk menghadapi dampak pandemi Covid-19. Jumlah tersebut setara dengan 7 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) negara itu.

Menurut survei Bank Sentral setempat, pertumbuhan ekonomi Cile diperkirakan terkontraksi 4,8 persen pada 2020, artinya akan menjadi kemerosotan terdalam selama 40 tahun terakhir. Pemerintah juga telah memperkirakan defisit fiskal membengkak menjadi 9 persen dari PDB tahun ini, meningkat dari angka defisit di 2019 sebesar 2,8 persen.

Semakin melambatnya perekonomian Cile disertai dengan melonjaknya angka pasien positif corona. Menteri Kesehatan Chile baru saja mengundurkan diri pada Sabtu (13/6/2020) ketika angka kematian harian akibat Covid-19 mencapai rekor. Dia dinilai gagal dalam memerangi pandemi global tersebut. 

Editor : Ranto Rajagukguk