Kemendag: Tidak Diperbolehkan Impor Cangkul, Kecuali Setengah Jadi

Antara ยท Jumat, 08 November 2019 - 21:55 WIB
Kemendag: Tidak Diperbolehkan Impor Cangkul, Kecuali Setengah Jadi

Kementerian Perdagangan (Kemendag) memastikan tidak pernah menerbitkan surat izin untuk mengimpor produk cangkul yang sudah jadi. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Perdagangan (Kemendag) memastikan tidak pernah menerbitkan surat izin untuk mengimpor produk cangkul yang sudah jadi. Hal ini merespons kejengkelan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tentang impor cangkul dalam jumlah besar.

"Tidak diperbolehkan impor cangkul, kecuali setengah jadi," kata Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag Indrasari Wisnu Wardana di Kemendag, Jakarta, Jumat (8/11/2019).

Lebih lanjut ia menjelaskan, sepanjang 2019 Kemendag hanya satu kali menerbitkan impor bahan baku perkakas tangan. Karena itu, apabila ada impor cangkul, maka tidak diperbolehkan dalam bentuk yang sudah jadi.

"Kalau belum jadi, belum runcing atau masih dalam bentuk plat baja tanpa gagangnya, itu masih bisa saja asal dokumen resmi dan lengkap," kata Indrasari.

Kemendag sendiri menyatakan telah mengetahui adanya temuan impor cangkul jadi di dua kota yaitu Surabaya dan Tangerang. Apabila terbukti tidak ada izin serta kelengkapan dokumen maka akan dicabut perizinannya.

Sementara itu dalam kesempatan terpisah Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita meminta Menteri Perdagangan Agus Suparmanto untuk menghentikan impor pacul karena industri dalam negeri telah mampu memenuhi kebutuhan nasional.

"Impor pacul harus ditutup karena industri dalam negeri sudah siap untuk memenuhi kebutuhan. Saya yakin kebutuhan pacul nasional bisa terpenuhi," kata Agus usai memimpin rapat Tim Nasional Peningkatan Penggunaan Produksi Dalam Negeri (P3DN) di Jakarta, Jumat (8/11/2019).


Editor : Ranto Rajagukguk