Kemenhub Pastikan Harga Avtur Masih Bisa Turun

Rully Ramli ยท Rabu, 13 Februari 2019 - 15:14 WIB
Kemenhub Pastikan Harga Avtur Masih Bisa Turun

Kemenhub menilai harga avtur masih bisa diturunkan. (Foto: Okezone)

JAKARTA, iNews.id - Maskapai penerbangan nasional mengeluhkan harga avtur yang masih terlalu tinggi. Hal ini yang membuat maskapai menaikkan harga tiket pesawat agar bisnis penerbangan komersial bisa tetap menguntungkan.  

Menanggapi hal tersebut, Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Polana Banguningsih Pramesti menjelaskan, harga avtur sejatinya masih bisa diturunkan. Namun, penetapan harga avtur di luar kewenangan Kemenhub.

"Sebenarnya kami sudah rapat dengan Pertamina Aviasi, mereka menyampaikan bahwa harga avtur mereka sudah kompetitif. Namun, ada beberapa komponen harga yang sebenarnya bisa diturunkan. Tapi itu kan bukan kewenangan kami. Barangkali nanti kewenangan Pertamina sendiri atau Menteri ESDM," tutur Polana di kantornya, Jakarta, Rabu (13/2/2019).

Polana menjelaskan, berdasarkan Peaturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 14 Tahun 2016, harga avtur memiliki peranan 24 persen terhadap penentuan harga tiket. Ia memastikan, apabila terjadi penurunan harga avtur, maka akan ada penyesuaiaan kembali harga tiket pesawat.

"Kalau harga avtur turun, otomatis kan kompomen biaya tadik berpengaruh. Nanti kita lihat, lakukan penyesuain kembali," ujar Polana.

Saat ini, tambah Polana, Kemenhub sudah melakukan pengawasan terhadap tingginya harga tiket pesawat di pasaran. Ia mengakui bahwa harga tiket pesawat saat ini sudah berada di luar ketentuan Permenhub 14 Tahun 2016.

"Saat ini kami sudah melakukan banyak sekali monitoring terhadap harga tiket dgn mengirim inspektur-inspektur kami untuk memantau harga tiket. Memang saat ini harga tiket masih di bawah koridor yang ditetapkan oleh PM 14," ujar Polana.

Meskipun begitu, Polana masih belum bisa menyebutkan berapa besaran harga tiket yang bisa turun. Kemenhub saat ini masih melakukan kajian lebih dalam bersama Badan Penelitian dan Pengembangan Kemenhub.

"Litbang melakukan kajian hari ini dan besok memanggil airline untuk melakukan penghitungan kembali terhadap tarif-tarif tersebut. Kemudian dari Direktorat Perhubungan Udara hari ini pun masih melakukan rapat dengan airline terkait dengan tarif," ujar Polana.


Editor : Ranto Rajagukguk