Kemenhub Perkirakan Puncak Arus Balik Mudik Hari Ini

Isna Rifka Sri Rahayu ยท Sabtu, 08 Juni 2019 - 14:04 WIB
Kemenhub Perkirakan Puncak Arus Balik Mudik Hari Ini

Ketua Harian Posko Angkutan Lebaran Kemenhub I Nyoman Sukayadnya. (Foto: iNews.id/Isna Rifka)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memperkirakan hari ini menjadi puncak arus balik mudik Lebaran 2019. Pasalnya, besok merupakan hari terakhir dari libur cuti bersama.

Ketua Harian Posko Angkutan Lebaran Kemenhub I Nyoman Sukayadnya mengatakan, sejak semalam sudah terlihat kepadatan lalu lintas akibat arus balik. Namun, kepadatan tersebut masih bisa dikendalikan dengan baik oleh petugas.

"Sekarang ini takutnya ini karena besok kan hari Minggu istirahat karena hari Senin sudah mulai kerja. Jadi kita pantau sekarang ini puncaknya, menurut prediksi puncaknya arus balik itu sekarang," ujarnya di kantornya, Jakarta, Sabtu (8/6/2019).

Dia melanjutkan, berdasarkan laporan dari petugas di lapangan, untuk jalur darat sudah mulai terlihat ramai terutama untuk jalur-jalur menuju kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan Makassar. Namun, volume kendaraan mayoritas menuju Jakarta.

"Pas arus balik awalnya dua hari yang lalu itu H+1 sudah padat, berarti sudah buru-buru karena lama di kampung sekarang ini sudah (kembali)," kata dia.

Begitu pun dengan kereta api masih terpantau lancar tanpa ada kejadian yang berarti.

Sementara itu, untuk jalur udara dan laut hingga pagi tadi terpantau tidak terjadi penumpukkan kendaraan dan penumpang baik di bandara maupun pelabuhan. Hal ini dikarenakan petugas bandara mengecek barang bawaan setiap penumpang dengan ketat.

"Sehingga mudah-mudahan apa yang kita inginkan dan harapkan itu bisa tercapai, keamanan dan kenyamanan transportasi sehingga masyarakat pemakai transportasi itu semakin nyaman," ucapnya.

Kemudian, di beberapa jalur laut di Banyuwangi, Ketapang, dan Gilimanuk sejak H-1 hingga Lebaran sudah mulai lengang. Oleh karenanya, saat ini pihaknya fokus mengantisipasi arus balik ke daerah.

"Dari Ketapang ke Gilimanuk begitu juga dari merak ke Bakauheni. Biasanya dari merak ke Bakauheni itu dari Sumatera ke kota yang banyak terus dari yang lain," tuturnya.


Editor : Ranto Rajagukguk