Kemenkop UKM Bubarkan 81.686 Koperasi

Aditya Pratama ยท Sabtu, 15 Februari 2020 - 12:08 WIB
Kemenkop UKM Bubarkan 81.686 Koperasi

Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM, Rully Indrawan. (Foto: Humas Kemenkop UKM)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Koperasi & UKM membukan 81.686 koperasi dalam empat tahun terakhir. Pembubaran tersebut menjadi salah satu upaya untuk menjaga kualitas koperasi di Indonesia.

"Dengan seleksi ini, koperasi di Indonesia kini dalam kondisi lebih baik," ujar Sekretaris Kemenkop  UKM, Rully Indrawan, Sabtu (15/2/2020).

Rully menjelaskan, pembubaran terbesar terjadi pada tahun 2016 sebanyak 45.629 koperasi, dilanjutkan 2017 sebanyak 32.778 koperasi, kemudian 2018 sebanyak 2.830 koperasi dan pada 2019 sebanyak 449 dibubarkan.

Dengan demikian, jumlah koperasi di Indonesia saat ini sekitar 126 ribu unit. Meski berkurang, kata Rully, yang terpenting adalah kualitas dari koperasi dan benefit yang diterima anggotanya.

"Untuk itu, kami akan terus menggenjot koperasi untuk bermanfaat bagi anggotanya," kata dia.

Rully menegaskan koperasi tidak bisa dilepaskan dari eksistensi UMKM. Ke depan, kata dia, pelaku UMKM akan terus didorong menjadi anggota koperas dan sebaliknya, anggota koperasi didorong menjadi pelaku usaha.

Dengan berkoperasi, diharapkan UMKM akan lebih memiliki daya saing. Porsi ekspor UMKM di Indonesia masih terbilang kecil sekitar 14 persen.

“Kita harus mengubah mindset, kalau koperasi itu skala usaha kecil. Jangan salah, jumlah koperasi besar di Indonesia 0,03 persen, lebih tinggi dibanding pengusaha besar yang hanya 0,01 persen," ucapnya.

Pada 2020, Kemenkop UKM telah menyiapkan dana bergulir Rp1,8 triliun yang terutama diperuntukkan bagi koperasi yang bergerak di sektor riil, seperti kerajinan, busana, hingga sektor riil yang menggunakan teknologi tinggi.

“Koperasi seperti apa yang bisa mendapatkan dana itu tentunya harus memenuhi sejumlah persyaratan. Namun tentunya, kita berupaya agar persyaratan itu tidak memberatkan,” tutur Rully.


Editor : Rahmat Fiansyah