Kondisi Air Danau Toba Parah, Luhut Akan Buang Keramba Jaring Apung

Rully Ramli ยท Senin, 19 November 2018 - 22:17 WIB
Kondisi Air Danau Toba Parah, Luhut Akan Buang Keramba Jaring Apung

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan. (Foto: iNews.id/Rully Ramli)

JAKARTA, iNews.id - Kondisi Danau Toba dinilai semakin parah. Padahal, danau tersebut dijadikan objek utama wisata di Sumatera Utara.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, berdasarkan temuan Bank Dunia, kondisi air di Danau Toba sudah parah. Hal ini terlihat dari kadar oksigen di danau tersebut.

"Jadi sudah lama saya minta tolong audit ke World Bank, dan ternyata hasilnya sangat parah. Jadi hanya 50 meter airnya punya oksigen, ke bawahnya tidak," ujar Luhut saat ditemui di kantornya, Jakarta, Senin (19/11/2018).

Dia menilai, kondisi itu disebabkan keberadaan keberadaan jaring apung di Danau Toba. Area pembudidayaan ikan itu dinilai merusak dan membuat air Danau Toba menjadi pekat.

"Tidak sehat, sebetulnya itu harus dibersihkan. Keramba itu enggak bisa enggak, harus dibuang," ucapLuhut.

Selain keramba, Mantan Jenderal TNI itu menyebut, kerusakan air Danau Toba juga disebabkan oleh limbah pertanian yang dibuang langsung ke danau. Dia mengaku tengah mencari solusi untuk mengatasi masalah itu.

Danau Toba merupakan salah satu destinasi utama pariwisata Provinsi Sumatera Utara, keberadaannya sangat dibutuhkan untuk membantu meningkatkan perekonomian dalam sektor pariwisata.

Menurut Luhut, perbaikan kondisi Danau Toba perlu dibarengi dengan perbaikan kondisi lingkungan sekitarnya.

"Ini kan tujuan wisata, kalau tujuan wisata environment enggak bagus siapa yang mau datang," katanya.

Editor : Rahmat Fiansyah