Kurangi Bantuan Pengangguran, AS Optimistis Pemulihan Ekonomi Berkurva V

Djairan ยท Kamis, 20 Agustus 2020 - 16:01:00 WIB
Kurangi Bantuan Pengangguran, AS Optimistis Pemulihan Ekonomi Berkurva V
Penasihat ekonomi Gedung Putih Larry Kudlow memperkirakan ekonomi Amerika Serikat (AS) segera rebound dengan sangat kuat. (Foto: AFP)

WASHINGTON, iNews.id - Penasihat ekonomi Gedung Putih Larry Kudlow memperkirakan ekonomi Amerika Serikat (AS) segera rebound dengan sangat kuat. Hal itu seiring keyakinan pemerintah setempat yang dapat mengatasi kekhawatiran akan gelombang kedua infeksi Covid-19.

Kudlow meyakini ekonomi Negeri Paman Sam itu sedang dalam pemulihan dengan kurva berbentuk V. Itu artinya dapat tumbuh dengan cepat setelah memasuki masa resesi dalam waktu relatif singkat. Dia menyampaikan, kepada wartawan di Gedung Putih, pemerintah AS akan mulai mengurangi tambahan bantuan mingguan terhadap pengurangan menjadi 300 dolar AS (Rp4,4 juta) per minggu, dari yang semula 600 dolar AS (Rp8,8 juta) per minggu.

“Langkah-langkah stimulus dari pemerintah harus dikurangi perlahan, karena ekonomi yang terlihat menguat. Saya pikir ekonomi sedang dalam pemulihan mandiri, dan dengan pemulihan berbentuk V, kami melihat angka-angka rebound yang luar biasa” ujar Kudlow kepada awak media, dikutip dari Reuters pada Kamis (20/8/2020).

Insentif tambahan bagi pengangguran di AS merupakan salah satu dari empat langkah yang ditandatangani pemerintah setempat pada pekan awal Agustus 2020. Empat inisiatif tersebut meliputi tunjangan bagi pengangguran, penduduk terdampak penggusuran, pinjaman mahasiswa dan pajak gaji.

Saat ditanya tentang kekhawatiran akan gelombang kedua infeksi virus corona di musim gugur dan musim dingin mendatang, Kudlow berharap ada penurunan kasus dan angka kematian. Menurut dia, jumlah infeksi dapat terus menurun karena semakin banyak orang AS yang sadar untuk menggunakan masker, menjaga jarak sosial dan mencuci tangan secara teratur.

Sementara itu, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) pada Rabu melaporkan 5.460.429 kasus virus corona baru di AS, meningkat 39.318 dari jumlah sebelumnya. Sedangkan jumlah kematian telah meningkat 1.172 menjadi 171.012.


Editor : Ranto Rajagukguk