LPDB-KUMKM Dukung Pelaku Usaha Menembus Pasar Ekspor

Diaz Abraham ยท Minggu, 11 November 2018 - 10:41 WIB
LPDB-KUMKM Dukung Pelaku Usaha Menembus Pasar Ekspor

LPDB-KUMKM mendukung pelaku usaha untuk menembus pasar ekspor. Dukungan diwujudkan dengan pemberian pinjaman permodalan. (Foto: LPDB KUMKM).

JAKARTA, iNews.id – Pakaian batik yang dulu dikenal sebagai busana tradisional kini telah menjelma sebagai fashion modern. Orang pun berbondong-bondong menggunakan batik. Batik Syukestex, salah satu pelaku UKM bergerak di bidang manufacturing, mengaku menjadi mitra Lembaga Pengelola Dana Bergulir-Koperasi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) sejak 2013.

Saat itu mereka mendapat pinjaman dana sebesar Rp1 miliar dengan jangka waktu 48 bulan. Direktur Pemasaran Syukestex, Tatu Nurhasanah mengatakan, LPDB dipilih karena menerapkan bunga rendah.

Syukestex berencana meminjam dana tampahan pada LPDB- KUMKM untuk membeli mesin produkasi demi meningkatkan produk batik. Dengan begitu, Tatu berharap bisa memenuhi permintaan pasar yang sudah menjadi langganannya.

“Nanti mau beli mesin second dari Bandung, harga 1 unit kira-kira Rp1,5 miliar. Kalau baru bisa seharga Rp10 miliar, itu pun harus beli dari luar, bisa dari China, Jepang, Korea, maupun Jerman,” kata Tatu, belum lama ini.

Dia menjelaskan, selama ini batik produksi Syukestex berhasil menembus pasar mancanegara. Sebanyak 70 persen diekspor ke Tanzania, Kenya, Somalia, Senegal, Pantai Gading, Mali, Etiopia, Djibouti, Dubai, serta Jeddah, Arab Saudi. Sedangkan 30 persen sisanya menyasar pasar domestik seperti Sulawesi Selatan, Kalimantan, Sumatera, dan DKI Jakarta.

“Pangsa pasar kami ada. Kalau produktivitas, kami terus berusaha meningkatkan. Namun untuk mempermudah lagi, kalau bisa kami difasilitasi untuk mengikuti pameran luar negeri. Selama ini kami berusaha sendiri sehingga bisa tembus pasar Afrika,” ujar Direktur Keuangan Syukestex, Idawati.

Dirut LPDB-KUMK Braman Setyo. (Foto:dok)

Sementara itu, Direktur Utama LPDB-KUMKM Braman Setyo menegaskan, pihaknya siap mendukung pembiayaan UKM berorientasi ekspor di Tanah Air. Tak lupa, dia juga mengapresiasi kompetensi UKM yang mampu menembus pasar ekspor.

“Intinya kalau memang dibutuhkan pembiayaan dari LPDB, kami akan siap support pelaku-pelaku UKM yang berorientasi ekspor,” kata Braman. Terkait nasabah repeater (mengajukan kembali), Braman mengatakan tetap akan memenuhi permohonan pinjaman yang diajukan.

“Saya kira tidak masalah kalau repeater itu diulang-ulang kembali, tapi nanti akan ada batasannya, misalnya sampai tiga kali, dan kalau sudah mendekati tiga kali, mereka harus pindah ke bank dan sebagainya,” kata dia.

Editor : Zen Teguh