Luhut Tetap Beri Izin Pekerja China Masuk Indonesia, Ini Pertimbangannya

Sindonews ยท Senin, 29 Juni 2020 - 11:26 WIB
Luhut Tetap Beri Izin Pekerja China Masuk Indonesia, Ini Pertimbangannya

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan (dok Facebook)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan tetap menjamin status ratusan tenaga kerja asing (TKA) China yang masuk ke Indonesia. Para pekerja ini tetap diizinkan masuk lantaran tengah menggarap proyek strategis smelter di Konawe, Sulawesi Tengah.

Luhut menilai, proyek tersebut harus tetap berjalan karena berpotensi membuka lapangan kerja baru. "Dia datang 500 orang bukan 5.000 orang dan mereka tinggal hanya enam bulan, ada yang tiga bulan, ada yang satu bulan. Tergantung keahlian masing-masing. Ini teknologi transfer wajib hukumnya teknologi transfer," ujar dia, di Jakarta, Senin (29/6/2020).

Luhut menjamin keberadaan pekerja asing tersebut tidak mengancam nasib pekerja lokal karena hanya sementara waktu tinggal di Indonesia. Pasalnya, kedatangan pekerja dari China sifatnya hanya mentransfer teknologi kepada pekerja di Indonesia.

Namun, yang lebih utama bagaimana proyek fasilitas pengolahan dan pemurnian tersebut menciptakan lapangan pekerjaan. "Langkah tersebut akan melahirkan 250.000 lapangan pekerjaan pada 2024 di Sulteng," ujar dia.

Hal senada juga dikatakan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia. Bahlil mengatakan, kedatangan pekerja dari China memiliki kemampuan yang dibutuhkan di samping juga telah melewati proses verifikasi BKPM.

"Tenaga kerja asing yang masuk ini hanyalah orang-orang yang mempunyai keterampilan yang sudah diverifikasi di BKPM karena ada kerja sama antara menteri tenaga kerja, Menkumham dan BKPM untuk mengatur prosedur, tata cara tenaga kerja asing masuk ke Indonesia," tutur dia.

Editor : Ranto Rajagukguk