Manggarai Bakal Jadi Stasiun Sentral, Nasib Gambir dan Pasar Senen Belum Diputuskan

Isna Rifka Sri Rahayu ยท Senin, 14 Oktober 2019 - 07:30 WIB
Manggarai Bakal Jadi Stasiun Sentral, Nasib Gambir dan Pasar Senen Belum Diputuskan

KRL commuterline. (Foto: Sindonews)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan Stasiun Manggarai akan menjadi stasiun sentral intramoda dari seluruh rute kereta api di Pulau Jawa. Pengembangan stasiun ini diperkirakan selesai pada 2021.

Dirjen Perkeretaapian Kemenhub Zulfikri mengakui, rencana bakal berdampak pada keberadaan Stasiun Gambir dan Pasar Senen yang selama ini juga menjadi stasiun transit.

"Kita rencana manggarai stasiun sentral, masih perlu apa tidak di Gambir nanti kita lihat, kan semua inginnya satu titik. Stasiun Senen juga mungkin masih kita kaji," ujarnya di Cibubur, Jakarta, Minggu (13/10/2019).

"Kita nanti lihat apa Gambir akan dioperasikan lagi atau tidak karena kita lihat KRL central line cukup padat," tuturnya.

Zulfikri mengatakan, kerangka pembangunan Stasiun Manggarai sebagai stasiun sentral sudah dibuat sejak 2010. Dia optimistis terbatasnya lahan tak menjadi halangan pembangunan.

"Konsep Manggarai kita siapkan stasiun sentral yang intramoda. Kalau kalian jalan di negara-negara lain ada (stasiun sentral), seperti di Jepang," ujarnya.

Sebagai stasiun sentral, kata Zulfikri, kapasitas rel Manggarai akan ditambah menjadi 18 lintasan. Saat ini, lintasan kereta di stasiun tersebut baru mencapai 7 jalur, termasuk lintasan kereta bandara Soekarno-Hatta yang belum lama ini dioperasikan.

Zulfikri mengatakan, kereta yang nantinya akan berhenti di Stasiun Manggarai meliputi KRL, kereta jarak jauh, dan kereta bandara. Dengan kata lain, masyarakat bisa transit ke kereta api apapun di stasiun yang dibuka sejak 1918 itu.

"Konsepnya kita butuh stasiun sentral yang bisa terintegrasi kereta KRL, bisa kereta jauh bisa, kereta bandara juga," ujarnya.


Editor : Rahmat Fiansyah