Marak Terjadi Tumpahan Minyak, Menhub Segera Siapkan Regulasi

Ranto Rajagukguk ยท Rabu, 28 November 2018 - 14:40 WIB
Marak Terjadi Tumpahan Minyak, Menhub Segera Siapkan Regulasi

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. (Foto: iNews.id)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi memastikan, pihaknya akan segera menyiapkan regulasi untuk mengantisipasi kembali terjadinya tumpahan minyak di perairan Indonesia.

"Tumpahan minyak ini ada yang sudah terjadi dan mungkin akan terjadi lagi. Jadi yang akan datang kita akan segera menyiapkan regulasi - regulasi yang memang mendukung agar tumpahan minyak tidak terjadi. Sekalipun nanti kembali terjadi akan ada tindakan preventif," ujar Budi Karya di Jakarta, Rabu (28/11/2018).

Tidak hanya itu, Menhub menambahkan, pihaknya juga akan mendukung segala kegiatan yang dibuat oleh Kementerian lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) sebagai leading sektor. Diketahui, KLHK sendiri merupakan leading sektor dari penanganan tumpahan minyak di Balikpapan yang beberapa waktu lalu terjadi.

"Karena ada kerugian materil yang tidak terhitung dari tumpahan minyak tersebut yaitu biota laut yang pasti akan terdampak," ujar dia.

Sementara itu, Chairman Slickbar Indonesia Bayu Satya BS mengungkapkan diperlukan sinergitas bersama antar pihak terkait dengan penyelesaian tumpahan minyak yang terjadi di Indonesia.

Hal tersebut harus dilakukan lantaran penyelesaian masalah tumpahan minyak di Indonesia tidak kunjung terselesaikan selama ini.

“Kita harus bersama - bersama sinergi untuk menyelesaikan permasalahan ini,” tandas dia.

Ia menilai kasus tumpahan minyak banyak terjadi di wilayah perairan, terutama pelabuhan laut maupun di sekitar areal eksplorasi tambang minyak. Apalagi Indonesia merupakan jalur pelayaran yang dikenal dengan Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) seperti Selat Malaka, Selat Sunda, Selat Lombok dan lain-lain, di mana sering dilalui kapal tanker maupun kapal barang, sehingga kalau terjadi musibah seperti tabrakan kapal berpotensi menimbulkan tumpahan minyak.

"Kondisi itu mengharuskan pemerintah Indonesia harus selalu siap mengantisipasi maupun mencari solusi dalam penanggulangan tumpahan minyak secara cepat," tuturnya.

Editor : Ranto Rajagukguk