Mendag Enggar Tidak Khawatir Neraca Dagang Kuartal I-2019 Defisit

Rully Ramli ยท Selasa, 16 April 2019 - 14:25 WIB
Mendag Enggar Tidak Khawatir Neraca Dagang Kuartal I-2019 Defisit

Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita. (Foto: Okezone)

TANGERANG, iNews.id - Neraca perdagangan Indonesia pada kuartal I 2019 mengalami defisit 193,4 juta dolar AS. Padahal, pada periode yang sama tahun lalu tercatat surplus 314,4 juta dolar AS.

Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita megaku tidak khawatir dengan kondisi tersebut. Menurut dia, defisit tersebut disebabkan tingginya impor bahan baku.

"Defisit kuartal I kami tidak khawatir karena impornya lebih banyak bahan baku, ini menunjukkan pertumbuhan industri meningkat, volumenya, kapasitas, maupun investasi baru," kata Enggar di ICE BSD, Tangerang, Selasa (16/4/2019).

BACA JUGA:

Neraca Dagang Maret 2019 Surplus karena Impor BBM Turun Tajam

Neraca Dagang Kuartal I-2019 Defisit, Ini Komentar Menko Darmin

Berdasarkan data BPS, komoditas nonmigas utama yang mengalami kenaikan nilai impor yaitu golongan mesin dan pesawat mekanik 124,0 juta dolar AS (6,01 persen), besi dan baja 123,1 juta dolar AS (17,05 persen), serta serealia 112,5 juta dolar AS (40,19 persen).

Enggar menilai, bahan baku yang diimpor akan digunakan untuk membangun infrastruktur yang dapat mendorong investasi. Di antaranya untuk membangun kawasan ekonomi khusus (KEK).

Dengan begitu, Enggar optimistis nantinya bahan baku impor itu akan memberikan nilai tambah bagi perekonomian, termasuk diekspor kembali dalam bentuk barang setengah jadi atau barang jadi.

"Jadi kalual lihat dari aspek itu memang terjadi defisit sesaat, tapi akhirnya akan menghasilkan meningkatkan, ekspor, karena selain infrastuktur, tapi yang banyak orientasi ekspor, pertumbuhan industri substitusi impor, sangat besar," ujar Enggar.


Editor : Rahmat Fiansyah