Menhub Masih Kaji Stiker Bebas Ganjil Genap Khusus Taksi Online

Isna Rifka Sri Rahayu ยท Rabu, 11 September 2019 - 17:20 WIB
Menhub Masih Kaji Stiker Bebas Ganjil Genap Khusus Taksi Online

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi. (Foto: Humas Kemenhub)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) hingga saat ini belum memutuskan penerbitan stiker khusus untuk taksi online. Stiker ini menjadi penanda agar taksi online dikecualikan dari kebijakan ganjil genap di Jakarta.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, stiker khusus taksi online sudah dibahas di internal Kemenhub. Namun, dia menyebut rencana ini masih perlu dikaji lebih lanjut bersama Korlantas Polri selaku pihak berwenang.

"Kalau sekarang kita menyarankan mereka (taksi online) prioritas, tinggal sekarang kepolisian akan memberikan stiker kewenangan dari polisi," ujar Menhub saat ditemui di JI-Expo Kemayoran, Jakarta, Rabu (11/9/2019).

BACA JUGA:

Pendapatan Berkurang, Driver Taksi Online Keluhkan Perluasan Ganjil Genap

Organda DKI Tolak Rencana Taksi Online Dikecualikan Ganjil Genap

Menhub mengatakan, pembahasan dengan kepolisian terus dilakukan agar kebijakan stiket khusus taksi online tidak menimbulkan moral hazard. Pasalnya, kebijakan ini berpotensi disalahgunakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

"Mungkin caranya memberikan stiker kita pikirkan agar tidak membuat komplikasi yang lainnya. Jadi tidak bisa disalahgunakan atau bagaimana" ucapnya.

Mantan direktur utama PT Angkasa Pura II (Persero) tersebut yakin pemberian stiker khusus tersebut tidak akan menambah kemacetan lalu lintas yang coba dikurangi lewat kebijakan ganjil genap.

"Itu dua persoalan yang lain kita akan tertibkan, persoalan lain kita akan berikan kesempatan kepada mereka," kata dia.

Sebagai informasi, kebijakan ganjil genap telah diberlakukan secara resmi pada 9 September 2019 di 25 ruas jalan ibu kota. Aturan ini berlaku pada pukul 06.00-10.00 WIB dan pukul 16.00-20.00 WIB, kecuali pada akhir pekan atau libur nasional.


Editor : Rahmat Fiansyah