Menkeu Akan Titipkan Uang Pemerintah ke Bank Daerah dan Swasta 

Rina Anggraeni · Jumat, 10 Juli 2020 - 07:10 WIB
Menkeu Akan Titipkan Uang Pemerintah ke Bank Daerah dan Swasta 

Kemenkeu bersama Bank Indonesia (BI) telah memutuskan menempatkan dana pemerintah di Bank Pembangunan Daerah (BPD) dan swasta. (Foto: Sindo)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) bersama Bank Indonesia (BI) telah memutuskan menempatkan dana pemerintah di Bank Pembangunan Daerah (BPD) dan swasta. Ini sesuai Peraturan Menteri Keuangan Nomor 70/PMK.05/2020 tentang Penempatan Uang Negara di Bank Umum dalam Percepatan Percepatan Ekonomi Nasional (PEN).

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan sudah ada beberapa bank daerah yang mengusulkan terlibat dalam program tersebut.

"BPD beberapa sudah ada yang menyampaikan permintaan untuk penempatan. Kami akan bekerja sama dengan  OJK dan kepala daerah agar penempatan itu bener-bener bisa mendukung pemulihan di daerah," ujar Menkeu di Gedung DPR, Kamis (9/7/2020).

Dia akan berkoordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) guna memastikan uang negara yang nantinya dititip bisa menduung pemulihan ekonomi nasional. Swasta juga bisa dititipkan uang pemerintah

"Jadi kita lakukan untuk bulan-bulan ini review dulu mengenai berapa banyaknya dan di mana. Kalau swasta saya belum cek," katanya.

Sebagai informasi, Pemerintah telah menempatkan uang negara sebesar Rp30 triliun kepada empat bank BUMN. Keempat bank tersebut adalah PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN).

Uang negara dititipkan melalui mekanisme penempatan deposito. Namun, pemerintah memberikan keringanan dengan menetapkan bunga hanya 80 persen dari suku bunga acuan. Di mana uku bunga acuan BI 7 days reverse repo saat ini berada di level 4,25 persen.

Editor : Dani Dahwilani