Menko Luhut Bertemu IMF dan Bank Dunia di AS, Ini yang Dibahas

Taufik Fajar ยท Selasa, 17 November 2020 - 18:05:00 WIB
Menko Luhut Bertemu IMF dan Bank Dunia di AS, Ini yang Dibahas
Dalam pertemuan dengan IMF dan Bank Dunia, Menko Luhut membahas mengenai penanganan Covid-19, pemulihan ekonomi serta upaya Indonesia menjaga lingkungan. (Foto: Sindo)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan melaksanakan kunjuangan kerja ke Amerika Serikat (AS). Pada kesempatan itu, Luhut bertemu dengan CEO Conservation International (CI) M Sanjayan, Managing Director International Monetary Fund (IMF) Kristalina Georgieva, President of World Bank David Malpass dan United States Trade Representatives (USTR) Robert Lighthizer.

Dalam pertemuan dengan CEO CI, M Sanjayan dibahas mengenai peluang co-funding bersama dengan mitra swasta dalam program konservasi dan restorasi kredit karbon baik di kawasan pesisir dan darat. Sanjayan menyebut Brasil, Republik Demokratik Kongo, dan Indonesia merupakan negara kunci karena aset hutan yang dimiliki.

"Indonesia sebagai yang terbaik menangani aset tersebut," ujarnya, dalam keterangan tertulis, Selasa (17/11/2020).

Sementara dalam pertemuan dengan IMF dan Bank Dunia, Menko Luhut membahas mengenai penanganan pandemi Covid-19, pemulihan ekonomi nasional, dan upaya Indonesia menjaga dan memperbaiki kondisi lingkungan hidup. Kedua pejabat yang ditemui menyampaikan apresiasi atas langkah-langkah progresif yang dilakukan Indonesia.

Secara khusus IMF memuji Indonesia sebagai negara yang berhasil menerapkan disiplin fiskal yang baik, sehingga pada saat krisis bisa mengeluarkan stimulus tanpa meningkatkan beban utang secara signifikan.

Sementara itu Presiden World Bank, David Malpass menyampaikan senang bisa mendapatkan penjelasan mengenai UU Cipta Kerja yang menurutnya akan memberikan manfaat besar bagi rakyat Indonesia.

"Saya sangat senang bisa mendiskusikan Omnibus Law tentang Penciptaan Kerja dengan Menteri Pandjaitan - implementasinya akan memberikan banyak manfaat bagi masyarakat Indonesia," ujar David Malpass.

Editor : Dani Dahwilani