Menko Luhut Sebut Jepang Tertarik Biayai Proyek Energi Baru Terbarukan

Ilma De Sabrini ยท Senin, 02 Desember 2019 - 21:14 WIB
Menko Luhut Sebut Jepang Tertarik Biayai Proyek Energi Baru Terbarukan

Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Pandjaitan. (Foto: Humas Kemenko Marves)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah menggelar pertemuan dengan perwakilan Japan Bank for International Cooperation (JBIC) untuk membahas potensi investasi energi baru terbarukan di Indonesia. Lembaga keuangan asal Jepang itu tertarik membiayai investasi yang berwawasan ramah lingkungan tersebut. 

Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Pandjaitan mengatakan, pemerintah Indonesia menegaskan posisinya yang tengah mentransformasi ekonomi dari yang sebelumnya commodity based menjadi value added based. Dia mengatakan 

Governor Directors and Corporate Auditors JBIC Tadashi Maeda antusias terkait topik EBT.

"Dia sangat tertarik dengan itu dan mengatakan ini langkah yang hebat, termasuk green-green energy, mau gunakan hydro power kita yang di Kalimantan dan Papua. Itu akan buat satu perubahan baru. Karena dunia mengarah ke green," kata Luhut di kantornya, Menteng, Jakarta Pusat (2/12/2019).

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa pertemuan itu membahas peluang JBIC mendanai atau berinvestasi di Indonesia.

"Tadi membahas mengenai berbagai kemungkinan kerja sama. Karena, JBIC sekarang memiliki flexibility dan ide-ide. Mereka tertarik dengan inisiatifnya Indonesia untuk membuat berbagai macam funding yang bisa melakukan investasi di Indonesia," kata Sri Mulyani.

Luhut mengatakan, pemerintah menawarkan skema sovereign wealth fund (SWF) kepada JBIC jika ingin berinvestasi di sektor EBT. Pemerintah berharap JBIC dapat melakukan investasi di Indonesia. 

"Bisa segitu (puluhan miliar dolar AS) tapi saya belum tahu angkanya berapa," ucap Luhut.


Editor : Rahmat Fiansyah