Mentan Kawal Distribusi Bantuan Korban Banjir di Sultra

Isna Rifka Sri Rahayu ยท Kamis, 13 Juni 2019 - 11:31 WIB
Mentan Kawal Distribusi Bantuan Korban Banjir di Sultra

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman saat melepas bantuan bagi korban banjir di Sulawesi Tenggara di Kendari, Kamis (13/6/2019). Ada empat kabupaten yang terdampak yaitu Konawe Utara, Konawe, Konawe Selatan, dan Kolaka Timur. (Foto: Humas Kementan)

KENDARI, iNews.id - Sejumlah kabupaten di Sulawesi Tenggara terendam banjir akibat hujan deras. Bantuan terus diberikan kepada korban banjir, termasuk dari Kementerian Pertanian.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman ikut terjun langsung ke Kendari untuk memastikan bahwa bantuan bagi korban banjir bisa terdistribusi dengan baik dan tepat sasaran.

"Alhamdulillah, bantuan yang kita himpun sudah siap diberangkatkan dari Kendari menuju lokasi yang terdampak banjir yaitu di Konawe Utara, Konawe, Konawe Selatan, dan Kolaka Timur. Kami serahkan langsung kepada pemerintah daerah untuk didistribusikan ke masyarakat secara langsung," kata Amran, Kamis (13/6/2019).

Bantuan dana yang dihimpun mencapai Rp12 miliar. Dana itu berasal sumbangan pegawai dan donasi mitra Kementan. Bantuan Rp4,2 miliar diberikan untuk korban banjir sementara Rp8 miliar untuk penanggulangan bencana di sektor pertanian.

Mentan melepas bantuan berupa perlengkapan dan kebutuhan sehari-hari seperti mie instan, beras, minyak goreng, air minum, biskuit, popok sekali pakai untuk bayi, selimut, sabun dan sebagainya. Dia menyampaikan terima kasih kepada semua pihak, terutama relawan yang sigap membantu para korban banjir.

Selain itu, Mentan juga meninjau lokasi lahan dan infrastruktur pertanian yang terdampak banjir bandang. Sejumlah posko telah didiriikan di empat kabupaten itu untuk mengidentifikasi sekaligus merehabilitasi sektor pertanian.

"Kami meminta tim Kementan dan daerah bergerak cepat membantu saudara-saudara kita yang terkena bencana. Posko-posko yang akan didirikan juga turut menghimpun data jumlah kerugian atas lahan persawahan yang rusak maupun hewan ternak yang terdampak banjir,” ucap dia.


Editor : Rahmat Fiansyah