Menteri Arifin Bakal Evaluasi Proyek Energi Baru Terbarukan yang Mangkrak

Ilma De Sabrini · Rabu, 06 November 2019 - 15:15 WIB
Menteri Arifin Bakal Evaluasi Proyek Energi Baru Terbarukan yang Mangkrak

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif. (Foto: iNews.id/Ilma De Sabrini)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menggenjot pengembangan dan pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT) untuk meningkatkan kontribusinya terhadap bauran energi nasional. Salah satu upayanya dengan mengevaluasi proyek EBT yang mangkrak.

Menteri ESDM Arifin Tasrif mengakui, pemanfaatan EBT sebagai sumber energi masih sangat minim. Hal ini terlihat dari kontribusi EBT terhadap bauran energi yang baru mencapai 8,6 persen.

"Kita akan evaluasi agar bisa mempercepat itu. Memang akselerasi EBT ini dirasakan kecepatannya agak kurang," kata Menteri ESDM, Arifin Tasarif di acara The 8th Indonesia EBTKE Conex di JIEXpo Kemayoran, Jakarta Utara, Rabu (6/11/2019).

Dia mengatakan, sumber energi alternatif yang dimiliki Indonesia sejatinya cukup besar. Untuk itu, Kementerian ESDM akan berkoordinasi dengan pihak terkait guna menciptakan solusi terbaik.

"Kita perlu duduk sama-sama dengan seluruh stakeholder. Sehingga, kita Bisa menyusun strategi dan rencana-rencana yang bisa kita laksanakan," ucapnya.

Sebagai informasi, pemerintah menargetkan capaian bauran energi nasional pada 202 mencapai 23 persen. Untuk mencapai target tersebut pemerintah telah menerbitkan sejumlah regulasi.

Salah satunya dengan menerbitkan Peraturan Menteri (Permen) ESDM Nomor 50 Tahun 2017 tentang Pemanfaatan Sumber Energi Terbarukan untuk Penyediaan Tenaga Listrik. 


Editor : Ranto Rajagukguk