Menteri Rini Dirikan Yayasan Sosial dari Sinergi 22 BUMN

Isna Rifka Sri Rahayu ยท Senin, 31 Desember 2018 - 15:21 WIB
Menteri Rini Dirikan Yayasan Sosial dari Sinergi 22 BUMN

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno. (Foto: iNews.id/Isna Rifka)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mendirikan Yayasan BUMN Hadir Untuk Negeri. Hal ini merupakan upaya pemerintah untuk mewadahi perusahaan BUMN dalam menyelesaikan berbagai problematika sosial yang ada di masyarakat.

Menteri BUMN Rini Soemarno mengatakan, salah satu fungsi perusahaan BUMN tidak hanya mencatatkan laba tapi juga sebagai agen pembangunan. Apalagi, BUMN tersebar di berbagai pelosok Indonesia sehingga dapat menyejahterakan masyarakat hingga ke pelosok.

"Saya berharap yayasan ini bisa menjadi ujung tombak kita BUMN bersinergi bersama, bagaimana kita bisa meningkatkan kesejahtaraan rakyat," ujarnya di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (41/12/2018).

Inisiatif pendirian yayasan ini diawali dari sinergi antara 18 BUMN dan HIMBARA di bawah koordinasi Kementerian BUMN. Pada awal 2017 lalu bersinergi untuk menjadi donatur pembangunan Pasar Mama Mama Papua guna mewujudkan kesejahteraan ekonomi bagi masyarakat di Papua.

Berangkat dari hal itu, dan didukung juga dengan adanya opini dari Jamdatun, maka Kementerian BUMN bersama perusahaan pelat merah merasa perlu membuat suatu wadah untuk saling bersinergi khususnya di bidang sosial kemasyarakatan.

18 BUMN dimaksud yakni PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk, PT Pertamina (Persero), PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, PT Jasa Marga (Persero) Tbk, PT Jasa Raharja (Persero), PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, PT Waskita Karya (Persero) Tbk, PT Adhi Karya (Persero) Tbk, PT PLN (Persero), PT Pupuk Kaltim, PT PGN Tbk, Askrindo, Jasindo, Taspen Jiwasraya, ASABRI dan HIMBARA.

"Saya harapkan BUMN BUMN yang belum bergabung dari 22 ini membuka hatinya untuk turut bergabung di yayasan BUMN untuk negeri ini," ucapnya.

Adapun pihak yang menjadi pembina, pengawas dan pengurus yayasan ini merupakan cerminan dari sinergi antara Kementerian BUMN dengan BUMN-BUMN pendiri di bawah binaan langsung Menteri BUMN sebagai Ketua Pembina.

"Saya harap yayasan ini juga menjadi wadah untik kita mengingatkan satu sama lain bahwa keluarga BUMN itu besar benar-benar keluarga BUMN," tuturnya.


Editor : Ranto Rajagukguk