Neraca Dagang Surplus, Menko Darmin: Masih Perlu Kerja Keras Lagi

Okezone ยท Jumat, 15 Maret 2019 - 15:05 WIB
Neraca Dagang Surplus, Menko Darmin: Masih Perlu Kerja Keras Lagi

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution. (Foto: iNews.id)

JAKARTA, iNews.id - Kinerja neraca perdagangan Indonesia pada Februari 2019 dinilai belum menunjukkan hasil yang maksimal meski pada periode itu tercatat surplus 330 juta dolar Amerika Serikat (AS).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menilai, realisasi tersebut belum menunjukkan adanya kepastian ke depan neraca perdagangan akan terus berkinerja baik. Kata dia, perlu ada kerja keras yang lebih untuk mendorong neraca perdagangan terjaga surplus.

"Jadi kelihatannya kerja kerasnya masih belum cukup. Artinya masih perlu bekerja lebih keras lagi untuk membuat neraca perdagangan dan neraca berjalannya bisa lebih konsisten untuk lebih baik," kata dia di Gedung Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (15/3/2019).

Meski demikian, Darmin menekankan, menjaga neraca perdagangan untuk tetap surplus juga harus memerhatikan pertumbuhan ekonomi. Sebab, bukan hanya perlu berfokus pada peningkatan ekspor, tapi juga menjaga impor untuk tidak merosot tajam.

Pasalnya, komposisi impor Indonesia sebagian besar adalah untuk bahan baku dan barang modal. Hal itu dibutuhkan industri untuk keperluan produksi, yang menandai perekonomian negara dapat terus berjalan dengan baik.

"Jadi situasinya bukan hanya bagaimana menaikkan ekspor, tapi juga supaya menjaga pertumbuhan ekonomi, sehingga impornya tidak merosot secara banyak," katanya.

BPS mencatat surplus neraca perdagangan Februari didorong laju impor yang turun tajam, ketimbang penurunan ekspor. Nilai impor tercatat sebesar 12,20 miliar dolar AS atau turun 18,61 persen dari Januari 2019 yang sebesar 15,31 miliar dolar AS.

Sedangkan ekspor tercatat mencapai 12,53 miliar dolar AS. Realisasi ini mengalami penurunan 10,03 persen dari bulan Januari 2019 yang sebesar 13,93 miliar dolar AS. (Yohana Artha Ully)


Editor : Ranto Rajagukguk