Omnibus Law UU Cipta Kerja, Kadin Prediksi Investasi Bisa Tumbuh 7 Persen

Giri Hartomo · Kamis, 15 Oktober 2020 - 15:40 WIB
Omnibus Law UU Cipta Kerja, Kadin Prediksi Investasi Bisa Tumbuh 7 Persen

Ketua Umum Kadin Indonesia, Rosan P. Roeslani. (Foto: iNews.id/Muhammad Aulia)

JAKARTA, iNews.id - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia buka suara terkait omnibus law Undang-Undang (UU) Cipta Kerja. Hal ini menyusul gelombang penolakan yang dilakukan pekerja dan serikat buruh khususnya poin mengenai ketenagakerjaan. 

Ketua Umum Kadin Rosan P Roeslani mengatakan, UU Cipta Kerja bakal memberikan manfaat bagi ekonomi Indonesia. Pasalnya, dia yakin bisa investasi akan tumbuh 6,6 hingga 7 persen dengan adanya beleid tersebut. 

“Sudah dibuat, bagus, tapi implementasi tidak berjalan. Nah inilah tugas kami memberikan masukan. Intinya adalah investasi berjalan,” ujarnya dalam acara konferensi pers di Menara Kadin, Jakarta, Kamis (15/10/2020). 

Hal ini juga akan berdampak baik bagi para pekerja. Pasalnya, investasi baru yang masuk ini bisa menyerap tenaga kerja sebanyak-banyaknya sehingga angka pengangguran menurun. 

"Ini semua tidak ada asosiasinya, ini semua tidak ada serikatnya. Inilah yang dipikirkan pemerintah. Bagaimana membuat mereka ini bisa bekerja,” ucapnya.

Rosan menambahkan, UU Cipta Kerja ini juga sangat tepat untuk menumbuhkan kembali perekonomian. Apalagi diketahui ekonomi Indonesia tergerus akibat adanya pandemi virus corona. 

Dia menuturkan, pandemi Covid-19 berpotensi menimbulkan pemutusan hubungan kerja (PHK) bagi 5-6 juta pekerja. Belum lagi angkatan baru setiap tahunnya bertambah 2-3 juta orang. 

Bahkan, sebelum itu semua ada tambahan 8 juta orang yang setengah menganggur. “Jadi tidak hanya di sektor informal tapi juga mempunyai jaring pengaman sosial yang baik sehingga mereka dapat kehidupan yang makin baik ke depan," kata Rosan.

Editor : Ranto Rajagukguk